<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342</id><updated>2011-10-21T12:41:30.650-07:00</updated><category term='Pengenalan Potensi Kab. Banjarnegara'/><category term='Liburan'/><title type='text'>Catatan Harian</title><subtitle type='html'>Di sini aku posting berbagai macam acara yang aku ikuti dari waktu ke waktu. Ada acara pribadi, kerjaan, atau acara organisasi.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-6675817748719745840</id><published>2011-10-14T20:54:00.000-07:00</published><updated>2011-10-14T20:56:51.795-07:00</updated><title type='text'>Alamat Palsu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Para pengambil kebijakan pendidikan di negeri ini tampaknya harus belajar dari Ayu Ting Ting. Jangan sampai alamat yang mereka pegang untuk mengarahkan "ke mana" pendidikan nasional ternyata palsu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Banyaknya kebijakan pendidikan yang dipilih semakin menunjukkan bahwa alamat yang mereka pegang benar-benar palsu. Kebijakan pendidikan itu salah arah dan tak sampai pada apa yang sebenarnya ingin dituju.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Pengambil kebijakan pendidikan tampaknya semakin kalap dengan mengeluarkan berbagai kebijakan yang kontroversial : baik terkait dengan Ujian Nasional maupun dengan pengembangan profesi guru. Yang terakhir, kebijakan menambah jam mengajar guru dari minimal 24 jam per minggu menjadi 27,5 jam per minggu mendadak sontak menimbulkan protes para guru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Dibatalkannya UU Badan Hukum Pendidikan oleh Mahkamah Konstitusi dan dimenangkannya tuntutan para penyelenggara pendidikan swasta atas kata dapat menjadi wajib yang mendiskriminasi sekolah swasta jelas menunjukkan bahwa  kalangan legislatif tak memahami dinamika yang terjadi  dalam dunia pendidikan. Anggota yang legislatif yang membuat undang-undang tentang pendidikan tak punya kompetensi memadai sehingga produk hukum yang dibuat dibatalkan Mahkamah Konstitusi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Jika diteruskan dan dijadikan dasar sebagai cara bertindak dalam pengaturan kebijakan pendidikan nasional di tingkat yang lebih rendah, cacat hukum di tingkat undang-undang akan melahirkan kebijakan yang distorsif, tak adil, dan malah meremehkan keberadaan dunia pendidikan dan eksistensi pendidik sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Dalam UU Sistem Pendidikan Nasional, peran guru sebagai evaluator bagi kinerja siswa telah dikebiri dalam kebijakan ujian nasional yang memandulkan kinerja guru. Diskriminasi atas peran sekolah swasta juga terjadi. Negara lebih memperhatikan sekolah negeri ketimbang sekolah swasta dalam pembiayaan pendidikan. Demikian juga dalam penentuan kuota sertifikasi guru. Ada ketakadilan dalam penentuan kuota sertifikasi antara guru negeri dan swasta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Sekarang persoalan jam mengajar guru, yang sebenarnya sudah tak adil, justru diperberat lagi dengan adanya peraturan minimal menjadi 27,5 jam tatap muka per minggu. Jam mengajar guru minimal 24 jam ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Banyak guru yang tak dapat memenuhi minimal mengajar 24 jam per minggu. Ini terjadi karena perbedaan alokasi jam mengajar antarmata pelajaran. Jumlah jam yang tersedia selama satu nminggu tak akan mungkin dipenuhi oleh guru yang mengampu mata pelajaran dengan alokasi kecil, seperti Olahraga, Geografi, dan Agama. Alokasi 24 jam tatap muka per minggu bisa dipenuhi apabila sekolah memiliki lebih banyak kelas paralel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;&lt;b&gt;Ketidakadilan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Aturan minimal 24 jam tatap muka per minggu saja sudah merupakan kebijakan yang tak adil. Kaetakadilan pertama terjadi karena pekerjaan guru hanya dinilai dari yang ia ajarkan di depan kelas. Kegiatan lain yang dilakukan guru di luar jam mengajar di kelas---seperti memberi remedial teaching, koreksi, membuat soal, mendesain program pembelajaran---tidak dihitung sebagai pekerjaan guru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Apalagi sekarang malah mau ditambah menjadi 27,5 jam per minggu. Kebijakan ini tidak hanya menegaskan kebutaan para pengambil kebijakan pendidikan, tetapi semakin mengukuhkan keyakinan bahwa mereka sesungguhnya tak peduli terhadap pengembangan kualitas pendidikan nasional. Orang-orang seperti itu tidak layak menduduki posisi pemimpin yang menentukan maju mundurnya sebuah bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Kedua, sangat tidak adil dan melukai hati para guru dan pendidik ketika pekerjaan mereka selama sebulan hanya dihitung dan dibayar berdasarkan jam yang mereka lakukan selama seminggu. Jadi, gambaran kasarnya begini. Guru bekerja selama satu bulan, tetapi gaji yang mereka terima hanyalah untuk seminggu bekerja. Para pengambil kebijakan mestinya segera sadar bahwa kebijakan yang mereka buat tersebut sangat melukai, tidakk adil, serta tidak menghargai profesi guru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Kalau mau bersikap adil, mestinya jam mengajar guru itu dihitung secara penuh selama satu bulan. Jadi gaji guru tidak hanya dihitung berdasarkan jam mengajar selama seminggu. Apabila guru mengajar tatap muka selama 24 jam per minggu, itu berarti selama satu bulan dia melakukan 96 jam tatap muka. Dari 96 jam mengajar yang dilakukan selama satu bulan penuh, hanya 24 jam yang dihargai. Bagaimana dengan jumlah tatap muka guru tersisa yang 72 jam? apakah ada penghargaan pemerintah terhadap sisa jam mengajar yang 72 jam tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Mestinya pemerintah segera menyadari bahwa kebijakan jam mengajar guru yang telah ditetapkan itu sangat tidak manusiawi, tidak adil, dan melecehkan pekerjaan guru. Berbagai macam kebijakan pendidikan, yang kemudian dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi menunjukkan bahwa anggota legislatif membuat undang-undang tanpa didasari niat baik dalam mengembangkan dunia pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Aturan dibuat asal-asalan, diskriminatif, dan tidak adil. Itu justru malah membuat negara ini menjauh dari tujuan semula, yaitu membawa masyarakat Indonesia adil, makmur, dan berkeadilan di mana masyarakatnya menjadi kian cerdas dan bermartabat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;line-height: normal;background:white"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; "&gt;Jangan-jangan alamat yang dipegang para pengambil kebijakan pendidikan tersebut ternyata alamat palsu sehingga pendidikan nasional tak akan sampai pada tujuannya. Kepalsuan dalam dunia pendidikan hanya akan melahirkan ketidakadilan, frustrasi, dan pelecehan terhadap martabat para guru. Kepalsuan membuat tujuan pendidikan nasional tak akan tercapai. Ayu Ting Ting dengan alamat palsunya sesungguhnya menelanjangi kedunguan para pengambil kebijakan pendidikan karena mereka tak tahu lagi mau dibawa "ke mana" nasib para guru dan dunia pendidikan di negeri ini. (Doni Koesoema A, Pemerhati Pendidikan, Kompas 15 Oktober 2011, p.7)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-6675817748719745840?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/6675817748719745840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=6675817748719745840' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6675817748719745840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6675817748719745840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2011/10/alamat-palsu.html' title='Alamat Palsu'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-2773618233371886259</id><published>2011-01-22T19:55:00.001-07:00</published><updated>2011-01-22T19:57:29.045-07:00</updated><title type='text'>Kriminal Atau Pahlawan</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; font-size: 16px; "&gt;Kriminal atau Pahlawan&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt;Sabtu, 22 Januari 2011 | 04:45 WIB&lt;p&gt;Jakob Sumardjo&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indonesia gudangnya cerita absurd, paradoks, dan irasional. Kita&lt;br /&gt;sekarang tahu negeri ini semakin merosot justru karena pengelola&lt;br /&gt;negara semakin kaya dengan kekayaan yang juga absurd.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bayangkan seorang guru besar yang telah pensiun sesudah mengabdikan&lt;br /&gt;diri mendidik para sarjana selama 40 tahun! Ia mendapatkan pesangon&lt;br /&gt;pensiun sebesar Rp 34 juta dan uang pensiun setiap bulan Rp 2,5 juta.&lt;br /&gt;Bandingkan dengan seorang pegawai pajak berusia 30 tahun yang berhasil&lt;br /&gt;meraup uang negara puluhan—mungkin ratusan—miliar rupiah dan dihukum&lt;br /&gt;tujuh tahun penjara. Belum lagi ribuan cerita absurd lain di negeri&lt;br /&gt;ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benarlah cerita pendek Somerset Maughan tentang belalang yang rajin&lt;br /&gt;dan belalang yang malas menghadapi musim dingin. Tak usah rajin&lt;br /&gt;bekerja di republik ini sebab para pemalas yang akan menikmati kerja&lt;br /&gt;keras orang lain. Para pemalas itu bisa berstatus pejabat apa pun. Tak&lt;br /&gt;mengherankan bahwa banyak kandidat pejabat yang rela menjual sawah,&lt;br /&gt;ternak, bahkan rumah buat merintis jalan menduduki kursi jabatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jabatan adalah kekuasaan. Dengan kekuasaan yang tak terkontrol siapa&lt;br /&gt;pun, meski tersedia lembaga kontrol, Anda akan jadi despot gurem yang&lt;br /&gt;cukup ampuh menilep hasil kerja keras belalang-belalang bodoh yang&lt;br /&gt;masih percaya kisah moral macam itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekuasaan tidak bermoral&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rakyat negeri ini dikenal dan mengaku diri religius serta menjunjung&lt;br /&gt;tinggi moral. Namun, apabila kekuasaan sudah tak bermoral, orang-orang&lt;br /&gt;baik menjadi orang-orang bodoh. Di tengah belalang bodoh semacam itu,&lt;br /&gt;si jahat bebas melakukan hukumnya sendiri yang berbalikan dengan&lt;br /&gt;moralitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terjadilah hukum terbalik di Indonesia: yang kerja keras tetap miskin,&lt;br /&gt;yang tak bekerja justru kaya; yang jujur selalu salah, yang tak jujur&lt;br /&gt;selalu benar; kejujuran adalah kebohongan, kebohongan adalah&lt;br /&gt;kejujuran; yang profesional tak dipakai, yang amatir justru berkuasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hukum terbalik inilah yang membuat negara dan bangsa bukan berjalan&lt;br /&gt;maju, melainkan berjalan mundur. Bukan tak ada menjadi ada, tetapi&lt;br /&gt;dari ada semakin tak ada. Indonesia pun menjadi tidak-Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hukum terbalik Indonesia ini hanya dapat dikembalikan dengan hukum&lt;br /&gt;kewarasan kembali, yakni yang ditindas menjadi penindas, yang miskin&lt;br /&gt;menjadi kaya dan yang kaya dimiskinkan, yang profesional mengganti&lt;br /&gt;yang amatir, yang kriminal adalah kriminal, dan yang pahlawan adalah&lt;br /&gt;pahlawan. Belalang rajin makan saat paceklik serta belalang malas dan&lt;br /&gt;bodoh akan kelaparan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekarang ini absurditas masih realitas bahwa kriminal adalah pahlawan&lt;br /&gt;bangsa, sedangkan pahlawan sejati dijadikan kriminal. Negara ini&lt;br /&gt;sedang menjadi negara kaum kriminal, tetapi para kriminal bukan masuk&lt;br /&gt;penjara, justru menjadi para pahlawan bangsa. Apa beda antara pahlawan&lt;br /&gt;dan kriminal?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Logika sekarang menyatakan: tidak ada bedanya. Semakin Anda brutal&lt;br /&gt;dalam kriminal, dan dengan demikian kaya raya, Anda akan mendapatkan&lt;br /&gt;pemuja-pemuja. Mereka bagai anjing-anjing yang setia menanti remah-&lt;br /&gt;remah kriminalitas Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah sebabnya, para syahid korban kriminal ini menjelang kematian&lt;br /&gt;tidak mau dikuburkan di taman makam pahlawan. Taman makam pahlawan&lt;br /&gt;telah menjadi taman kriminal. Kalau mau menengok kuburan orang-orang&lt;br /&gt;syahid Indonesia, lebih baik pergilah ke kuburan-kuburan rakyat&lt;br /&gt;jelata, korban dari para pahlawan bangsa sekarang ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semar gugat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada cerita dalam wayang Jawa tentang Semar gugat. Tokoh yang dipuja&lt;br /&gt;orang Jawa ini hanyalah abdi atau hamba para kesatria Pandawa.&lt;br /&gt;Wujudnya paradoks, lelaki tetapi ditampilkan berpayudara seperti&lt;br /&gt;perempuan dalam fisiknya yang kebulat-bulatan. Dia adalah wakil rakyat&lt;br /&gt;kecil. Namun, sebenarnya Semar yang juga bernama Ismaya atau Maya&lt;br /&gt;adalah saudara kembar Manik atau Batara Guru yang berkuasa atas dunia&lt;br /&gt;dan isinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam cerita itu, Batara Guru sering memutuskan secara tidak adil&lt;br /&gt;nasib manusia. Kita lihat bahwa para dewa saja bisa tidak adil,&lt;br /&gt;apalagi dewa-dewa Indonesia sekarang. Melihat para majikan Semar&lt;br /&gt;diperlakukan tidak adil oleh Batara Guru, Semar marah besar. Pandangan&lt;br /&gt;matanya yang senantiasa berair dan kabur itu tiba-tiba mengalirkan air&lt;br /&gt;mata terus-menerus. Perutnya menjadi mual dan kembung oleh&lt;br /&gt;ketidakadilan sehingga kentut terus-menerus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bau kentut Semar bisa membuat mabuk para dewa, bahkan mematikannya.&lt;br /&gt;Semar, yang hamba dina ini, akan naik ke swargaloka untuk menghajar&lt;br /&gt;kembarannya, Batara Guru. Dengan mudah sang dewa penguasa itu dibekuk,&lt;br /&gt;minta ampun, dan akhirnya berjanji akan berbuat adil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para guru besar, pengusaha jujur, atau petani yang keras bekerja di&lt;br /&gt;terik matahari adalah Semar. Mereka cuma hamba-hamba pelayan&lt;br /&gt;masyarakat yang telah lama diperlakukan tak adil oleh para dewa&lt;br /&gt;kriminal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mata mereka tak rembes alias berair dan tak bisa kentut. Namun, mereka&lt;br /&gt;adalah kekuatan terpendam: bisa marah seperti Semar berkulit hitam&lt;br /&gt;legam. Si hitam ini akan mampu membekuk Batara Guru yang kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang kuning dijadikan hitam dan yang hitam menjadi kuning. Hukum&lt;br /&gt;terbalik itu sudah kodrati, tak bisa dihindari seperti hukum kematian&lt;br /&gt;manusia. Begitu juga kriminal tak selamanya pahlawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Negeri ini tinggal tunggu waktu kapan jam 12 malam akan tiba, saat&lt;br /&gt;Semar dan anak-anaknya muncul di layar wayang. Itulah saat Semar&lt;br /&gt;menggugat kekuasaan yang sungsang terbalik ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jakob Sumardjo Esais&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/2011/01/22/0445175/kriminal.atau.pahlawan"&gt;http://cetak.kompas.com/read/2011/01/22/0445175/kriminal.atau.pahlawan&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-2773618233371886259?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cetak.kompas.com/read/2011/01/22/0445175/kriminal.atau.pahlawan' title='Kriminal Atau Pahlawan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/2773618233371886259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=2773618233371886259' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2773618233371886259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2773618233371886259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2011/01/kriminal-atau-pahlawan.html' title='Kriminal Atau Pahlawan'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-8573392850044398812</id><published>2011-01-08T13:57:00.001-07:00</published><updated>2011-01-08T14:01:11.700-07:00</updated><title type='text'>PSSI Takut Adanya LPI</title><content type='html'>&lt;div class="fsize11 pb3"&gt;                                 &lt;div class="left c_grey pr10"&gt;                                                     &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Opini oleh : Hn Adika Maulana&lt;/span&gt;                                &lt;/div&gt;                                 &lt;div class="left c_grey pr10"&gt;&lt;br /&gt;                                                                    &lt;/div&gt;                                 &lt;div class="tgl left"&gt;                                                                                            31 December 2010 | 07:21                                &lt;/div&gt;                                                              &lt;/div&gt;                                                           &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada sesuatu hal yang membuat saya sangat bingung,kenapa dan mengapa PSSI begitu melarang ada nya kompetisi saingan Liga Super Indonesia?Apa mereka takut tersaingi?atau memang ada pihak tertentu yang meminta agar PSSI melarang keras ada nya kompetisi di luar rencana PSSI?&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Liga Primer Indonesia(LPI) adalah kompetisi gagasan Arifin Panigoro,ide ini keluar atas nama untuk ikut membantu perkembangan sepak bola di tanah air.Ada yang pro dan ada pula yang kontra,menurut pandangan saya rakyat sangat menerima adanya kompetisi ini,intinya rakyat pro atau mendukung ada nya kompetisi ini.Jadi siapa yang kontra?Yang kontra adalah mereka yang berdiri di atas otoritas sepak bola tanah air yaitu PSSI,sejak munculnya rencana pembentukan kompetisi Liga Primer Indonesia,PSSI langsung menolak keras rencana ini,tanpa mempertimbangkannya lagi.Namun Arifin panigoro tak menyerah begitu saja,Arifin bersih keras ingin membuka kompetisi yang lisensi nya di dapatkan langsung dari salah satu kompetisi terbaik di dunia yaitu English Primer Leaque(EPL) .LPI atau Liga Primer Indonesia,menerapkan sistim sebagaimana yang di gunakan oleh EPL.Ancaman dari ketua umum PSSI yaitu Nurdin Halid tak di dengar oleh Arifin,Arifin bersama rekan-rekannya terus berjuang agar rencana kompetisi ini tetap berjalan,dan hasilnya memang berbuah manis,sebanyak 19 klub Indonesia  menyatakan akan mengikuti kompetisi ini.Dari 19 klub itu terdapat tiga klub yang terdaftar di kompetisi Liga Super Indonesia dan satu klub berasal dari divisi utama Indonesia yakni Persema Malang,Persibo Bojonegoro dan PSM Makasar serta Persebaya Surabaya.Tak ayal ke empat klub ini pun di ancam akan di coret dari daftar tim sepak bola PSSI,bila mereka bersikukuh untuk tetap mengikuti LPI.PSSI menyatakan sikap tegas terkait pengunduran empat klub dari Liga Super Indonesia (LSI) dan Divisi utama.Menurut Sekretaris Jendral PSSI, Nugraha Besoes, PSSI dan BLI akan mendegradasi ke empat klub tersebut dari LSI dan Dvisi Utama.&lt;br /&gt;Adapun ketiga klub itu yang menyatakan diri keluar dari LSI adalah PSM Makasar, Persema Malang, dan Persibo Bojonegoro. PSSI menerima surat resmi pengunduran diri dari Persema Malang dan PSM Makasar pada tanggal 24 Desember 2010. Sementara Persibo Bojonegoro mengajukan surat resmi tertanggal 29 Desember 2010. Secara otomatis ketiga kesebelasan ini akan terdegradasi. Nilai yang telah dikumpulkan ketiga klub akan hangus. BLI juga akan memberikan sanksi kepada manajerial, pelatih, dan pemain dari ketiga klub ini terkait perpindahannya dari LSI ke LPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Memang apa yang di usung oleh LPI?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sebagaimana dijelaskan oleh pihak Liga Primer Indonesia (LPI), kompetisi ini dibuat juga dalam rangka menciptakan kemandirian klub-klub sepak bola di Indonesia agar tidak selalu bergantung pada dana APBD daerah masing-masing. Mereka ingin klub-klub di Indonesia benar-benar profesional. Selama ini dengan mengikuti kompetisi ISL atau liga Indonesia yang dikelola PSSI, klub tidak mendapatkan penghasilan sebagaimana yang didapat klub-klub Eropa, seperti Liga Inggris,Italia,Spanyol  dll. Konon LPI yang dikelola Pengusaha Arifin Panigoro bersama beberapa pengusaha Indonesia ini akan memberikan dana awal sebesar Rp 30 Miliar untuk setiap klub yang bergabung dengan LPI.Sebuah tawaran yang cukup menggiurkan bagi klub-klub Indonesia,karena kebanyakan diantaranya klub-klub Indonesia masih menyusui dana dari APBD.Klub mana yang tidak mau,bila di berikan modal untuk membentuk sebuah tim yang berkualitas.PSSI pun hanya bisa diam,tak ada yang berani berkata bahwa PSSI juga mampu untuk memberikan modal awal untuk setiap klub yang belum mampu untuk mandiri.PSSI hanya sanggup berkoar-koar untuk menolak ada nya kompetisi ini,namun PSSI tak sanggup memberikan solusi terbaik untuk sebuah klub yang masih menyusu dana dari APBD.Nurdin Halid beserta antek-antek nya bersikeras tetap menolak ada nya kompetisi ini,namun tolakan keras ini mendapatkan jawaban yang berbeda dari  Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng,Andi mengatakan “saya sangat setuju dengan ada nya kompetisi lokal selain Liga Super Indonesia,apalagi kompetisi ini untuk ikut membantu mengembangkan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi,kenapa mesti dilarang” ujar Andi Mallarangeng.Seperti nya PSSI mendapatkan tamparan keras langsung dari Menpora,belum ada tanggapan lagi dari PSSI atas pernyataan Andi Mallarangeng ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kemunculan LPI masih dibayangi resistensi dari PSSI. Otoritas sepakbola tanah air tersebut menjanjikan sanksi berat buat siapapun yang terlibat dalam kompetisi gagasan Arifin Panigoro tersebut.Namun beberapa klub yang berpartisipasi di LPI punya anggapan lain. Mereka kompak menyebut kalau kompetisi tersebut juga akan membantu membentuk sepakbola Indonesia yang lebih baik.”Menurut saya prospeknya bagus selagi tujuannya untuk memajukan persepakbolaan Indonesia dan menghasilkan prestasi. Saya yakin itu tak masalah dan PSSI tak akan memberi sanksi,” sahut ketua umum Persema Malang, Peni Suparto.Pernyataan senada terlontar dari Muhamad Al-Hadad, pelatih pelatih Manado United. Disebutnya, LPI membuka kesempatan yang lebih lebar buat pelatih dan pemain untuk menyalurkan kemampuannya.”Saya kira kompetisi seperti ini bagus karena membuka kesempatan untuk pelatih dan pemain. Selagi tujuannya untuk sepakbola Indoenesia, saya rasa tidak masalah,” sahut Al Hadad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Menurut salah satu penggagas LPI, Meiriyon Moeis,”kemarahan PSSI tidak akan memengaruhi bergulirnya LPI. PSSI silakan saja marah. Hanya saja LPI tetap bergulir. LPI hanya ingin kompetisi yang bersih, transparan, dan keuntungan yang merata ke klub-klub”,ujar Moeis yang juga CEO Batavia FC, salah satu klub peserta LPI.Menyoal sikap tegas yang dilakukan PSSI termasuk kepada tiga klub yang mengundurkan diri dari Liga Super Indonesia (LSI), Moeis menanggapi santai. Walaupun mendapatkan ancaman kerasa dari PSSI,LPI akan tetap bergulir pada tanggal 8 Januari 2011,karena tidak mungkin bila LPI harus di gagalkan di tengah jalan,karena semua klub yang mengikuti LPI sudah melakukan teken kontrak dengan para pemainnya masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sesungguhnya LPI sudah berlaku sopan dalam membentuk kompetisi baru ini di Indonesia,Secara Resmi LPI telah melayangkan surat resmi permohonan penyelenggaraan turnamen,Namun PSSI tetap bersikeras, LPI dianggap telah melanggar kode etik sepakbola Indonesia (statuta FIFA). LPI telah melanggar statuta PSSI pasal 15 ayat H, UU no.3 tahun 2005 tentang keolahragaan, pasal 51 ayat 4, dan pasal 89. Pasal 15 ayat 1 (h) menyebutkan anggota PSSI mempunyai kewajiban untuk tidak menjalin hubungan keolahragaan dengan pihak yang tidak dikenal atau dengan anggota yang diskorsing atau dikeluarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Apa yang di takutkan oleh PSSI sehingga kompetisi ini dilarang untuk menyaingi Liga Super Indonesia(LSI)?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ada banyak kemungkinan yang akan terjadi bila kompetisi Liga Primer Indonesia jadi di jalankan,yaitu salah satunya akan tampak jelas nya pengaturan jadwal yang buruk di  kompetisi Liga Super Indonesia yang di pimpin oleh PSSI,sedangkan LPI yang di pimpin langsung oleh management dari English Primer Leaque(EPL) bersama beberapa  penggagas LPI,akan menunjukan bagaimana jadwal kompetisi yang sehat dan benar.Munkin anda semua tahu bagaimana berantakannya jadwal kompetisi LSI yang di susun oleh PSSI,bayangkan saja sebuah klub bisa bertanding 8 pertandingan dalam waktu satu bulan,bila di hitung-hitung satu minggu nya mereka bertanding 2 kali dengan klub yang berbeda-beda.Dengan jadwal yang berantakan seperti ini,maka akan sulit sepak bola Indonesia berkembang dengan sangat pesat dan cepat.Satu hal lagi yang di takuti oleh PSSI terhadap kompetisi PSSI yaitu takut kehilangan sponsor yang selama ini ikut mendukung penyelenggaran LSI.Karena sebelum adanya rencana kompetisi saingan LSI yaitu LPI,pihak sponsor sudah memberikan ancaman akan membatalkan kontrak bila sistim yang di gunakan oleh PSSI tidak berubah menjadi baik,terutama perihal berantakan jadwal pertandingan.Seandainya LPI berhasil menyusun jadwal dengan baik,maka sudah pasti akan banyak sponsor yang mendukung ada nya kompetisi ini,dan kemungkinan besar nya,sponsor yang mendukung LSI akan mundur dan berlabuh mendukung kompetisi LPI.Bayangkan saja jika hal ini terjadi,PSSI akan kehilangan uang sebesar 17 milyar dari pihak sponsor.Hal ini lah yang sebenarnya sangat di takuti oleh PSSI,di permalukan oleh kompetisi LPI.Seperti apa yang sudah pernah saya tuliskan di topik sebelumnya yaitu “&lt;strong&gt;Uang Masuk Ke PSSI,Tak Jelas Ke Mana&lt;/strong&gt;“….PSSI akan kehilangan sumber pemasukan dari sponsor,yang sampai saat ini uang sponsor itu sebenarnya lari kemana,karena hadiah yang di berikan untuk sang juara LSI hanya sebesar tak lebih dari 2 milyar,dan sisa nya entah kemana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Saya pribadi menilai ini sebagai wacana menarik sekaligus sebuah ironi. Jika benar-benar jadi digelar,&lt;strong&gt;Liga Primer Indonesia(LPI)&lt;/strong&gt; ini tentu akan menjadi saingan ISL versi PSSI. Bisa menimbulkan perpecahan tidak hanya dikalangan elite tapi juga diakar rumput (suporter) dalam memberikan dukungannya, terhadap ISL atau LPI. Sisi positifnya, jika berhasil maka ini akan menjadi revolusi sepakbola yang cantik. Jika pun tidak jadi digelar, setidaknya ini menjadi &lt;em&gt;shock therapy&lt;/em&gt; untuk pengurus PSSI termasuk pemerintah dalam hal ini yang selama ini dinilai tidak kompeten dalam mengelola sepak bola nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Bagaimana dengan tanggapan anda semua?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;“SAATNYA REVOLUSI PSSI”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-8573392850044398812?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://olahraga.kompasiana.com/bola/2010/12/31/pssi-takut-adanya-lpi/' title='PSSI Takut Adanya LPI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/8573392850044398812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=8573392850044398812' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/8573392850044398812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/8573392850044398812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2011/01/pssi-takut-adanya-lpi.html' title='PSSI Takut Adanya LPI'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-6494197214196448998</id><published>2011-01-07T20:42:00.001-07:00</published><updated>2011-01-07T20:44:19.413-07:00</updated><title type='text'>Selamat Datang LPI</title><content type='html'>&lt;div class="img620 pt_10"&gt;&lt;img alt="" src="http://stat.k.kidsklik.com/data" /&gt;&lt;/div&gt;                                     &lt;p align="center"&gt;&lt;byline&gt;Oleh&lt;strong&gt; Budiarto Shambazy&lt;/strong&gt;&lt;/byline&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alhamdulillah, Liga Primer Indonesia mulai bergulir Sabtu (8/1) ini di Solo dan mempertemukan tuan rumah Solo FC melawan Persema Malang. Liga yang diikuti 19 klub ini akan menjadi kompetisi alternatif yang bertujuan menyuguhkan pertandingan sportif, bermutu, bebas pengaturan skor, aman, dan tidak rusuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Liga Primer Indonesia (LPI) sudah disiapkan selama berbulan-bulan melalui studi kelayakan yang mendalam, baik dari segi komersial maupun manajemen penyelenggaraannya. Tak banyak penggiat sepak bola yang berani memulai pekerjaan besar penuh tantangan yang melibatkan ruang, waktu, tenaga, dan dana berskala raksasa ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Insya Allah kelak terbukti satu musim kompetisi LPI bisa memutar dana empat kali lebih besar sampai sekitar Rp 2 triliun. Potensi penonton sepak bola di negeri ini bisa melebihi kompetisi di Eropa, seperti Liga Inggris atau Liga Italia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan terhadap LPI terbukti pula lewat keterlibatan sponsor dan stasiun televisi asing, Star Sports, dan lokal, Indosiar. Hampir 100 persen media massa nasional ataupun lokal tertarik memberitakan hal ihwal mengenai LPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah, sejak Kongres Malang tahun lalu, juga memberikan dukungan terhadap reformasi PSSI melalui keberadaan LPI. Begitu pula berbagai kalangan aktivis sepak bola nasional dan daerah siap ambil bagian, antara lain terwujud lewat pembentukan 19 klub LPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jauh lebih penting lagi adalah dukungan masyarakat, khususnya penggemar sepak bola. Animo penggemar belakangan ini meningkat, antara lain tampak dari kehadiran puluhan ribu penonton sejak Piala Asia 2007 sampai AFF baru-baru ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak ada resep rahasia untuk membentuk timnas yang andal kecuali kompetisi, kompetisi, dan kompetisi. Namun, kompetisi yang bagaimana, itulah pertanyaan pokoknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kompetisi yang bersih, itulah yang ingin dicoba LPI. Sebab, kompetisi selama beberapa tahun belakangan ini keburu kotor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aneh jika kompetisi yang kotor tetap dipertahankan, sementara yang mau bersih malah dicurigai. Itulah keganjilan yang kita saksikan beberapa hari terakhir ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda, saya, siapa pun boleh menyelenggarakan kompetisi karena itu adalah hak setiap warga negara. Larangan memutar kompetisi sungguh aturan yang keliru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak ada ketentuan melarang setiap pemain, termasuk dua pemain Persema, Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan, bergabung dengan timnas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap pemain yang memenuhi persyaratan berhak diseleksi untuk memperkuat timnas dari kompetisi mana pun dia berasal, baik dari liga profesional, amatir, maupun mahasiswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terlebih lagi lambang Garuda dan bendera Merah Putih yang terpampang di kostum pemain menyimbolkan, timnas mewakili bangsa dan negara, bukan PSSI semata-mata. Secara moral, timnas milik masyarakat, PSSI hanya organisasi yang mengelola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acungan jempol layak ditujukan kepada Arifin Panigoro, penggiat yang telah lama berkecimpung dalam kompetisi Liga Medco yang bertujuan mencari bakat-bakat remaja kita. Keliru besar jika mengait-ngaitkan aktivitas Arifin Panigoro dengan ambisi politik murahan memanfaatkan sepak bola hanya untuk ajang pencitraan atau bisnis belaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegalauan Arifin Panigoro, yang prihatin dengan karut-marut persepakbolaan nasional, tidak jauh berbeda dengan kegalauan kita semua. Ia berupaya membuktikan, jika dikelola secara profesional, sepak bola kita tidak jauh ketinggalan dari negara-negara Asia Tenggara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Justru karena prestasi yang amat terpuruk itulah muncul gagasan memutar kompetisi LPI. Selama kepemimpinan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, yang berlangsung sejak 2003, tak satu pun gelar juara tingkat regional berhasil direbut timnas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu-satunya gelar juara diperoleh melalui sebuah turnamen yang sifatnya hanya undangan kepada timnas-timnas asing berlaga di Piala Kemerdekaan 2008. Gelar juara kita kontroversial karena direbut melalui cara-cara kurang sportif. Di babak pertama final, kita ketinggalan dari Libya 0-1. Saat jeda, salah seorang ofisial kita memukul Pelatih Libya. Mereka &lt;text bd="0" co="K" f="602" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" gray="100" h="9036m" it="1" jmp="0m" mode="0" modedata="0" small="0" w="9036m"&gt;walkout tak melanjutkan pertandingan dan, &lt;text bd="0" co="K" f="602" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" gray="100" h="9036m" it="1" jmp="0m" mode="0" modedata="0" small="0" w="9036m"&gt;simsalabim, kita menjadi juara tanpa menyelesaikan babak kedua partai final.&lt;/text&gt;&lt;/text&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fakta obyektif bahwa Nurdin Halid gagal mempersembahkan gelar juara sudah mencukupi untuk menjatuhkan vonis bahwa ia kurang layak lagi memimpin PSSI. Nurdin bukan Kardono yang meloloskan timnas ke juara subgrup penyisihan Piala Dunia 1986 dan semifinal Asian Games 1986, juga bukan Azwar Anas yang membawa timnas juara SEA Games 1991.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sudah jadi rahasia umum kompetisi selama delapan tahun terakhir kurang bermutu, kurang sportif, dan kurang aman. Keputusan PSSI menghukum klub, wasit, atau pemain kurang konsisten karena sering diralat sendiri demi kepentingan kurang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibatnya, prestasi timnas terpuruk karena kita sudah dikalahkan negara-negara mini, seperti Laos atau Timor Timur. Sampai kapan kita harus hidup dengan prestasi timnas yang memprihatinkan ini?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LPI merupakan momentum dan era baru sepak bola nasional kita yang mesti dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan prestasi timnas. Tentu tidak mudah dan juga tak ada jalan pintas atau instan dalam sepak bola, kecuali kompetisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan menghalangi niat tulus dan cita-cita luhur kita, pencinta sepak bola, untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. Kita sudah melangkah dengan kaki kanan dan mari ucapkan ”Selamat datang LPI”!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-6494197214196448998?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://koran.kompas.com/read/2011/01/08/0438112/selamat.datang.lpi' title='Selamat Datang LPI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/6494197214196448998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=6494197214196448998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6494197214196448998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6494197214196448998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2011/01/selamat-datang-lpi.html' title='Selamat Datang LPI'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-6181839553083753131</id><published>2010-07-20T09:25:00.003-07:00</published><updated>2010-07-20T09:30:20.255-07:00</updated><title type='text'>Lomba Membuat Blog dengan bahasa Ngapak</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Dasar Pemikiran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Mengingat bahasa ngapak merupakan salah satu khasanah budaya bangsa yang perlu dilestarikan agar tidak hilang.&lt;br /&gt;2. Membaca tulisan di Kompas cetak tanggal 17 Juli 2010 halaman 12, yang menyebutkan bahwa bahasa ngapak sudah mulai masuk ke ambang kepunahan, khususnya di kalangan generasi muda.&lt;br /&gt;3. Melihat kenyataan blogger yang menulis dalam bahasa ngapak semakin lama semakin berkurang.&lt;br /&gt;4. Memperhatikan komentar di blog yang menanggapi tulisan di Kompas tersebut , yang intinya mendukung diadakannya lomba menulis blog dalam bahasa ngapak.&lt;span id="more-202"&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;Umum&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Nama kegiatan :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lomba Menulis Blog Dalam Bahasa Ngapak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Waktu :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pengumuman ini dibuat sampai dengan bulan September 2010&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Tempat :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Blog masing-masing peserta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Panitia :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rawin, Semar, Grontol, Ali Rahmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Juri :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kategori Artikel : Ali Rahmat, Akmal Lutfi, Grontol&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kategori Cerita : Ahmad Tohari, Bowo Leksono, Rawin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kategori Puisi : Semar, Pacul&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Hadiah :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Novel Jenginger karya Ahmad Tohari yang merupakan versi ngapak dari novel Bekisar Merah. Masing-masing kategori akan dipilih 3 pemenang. Ditambah 1 juara favorit akan diberikan copy novel Ronggeng Dukuh Paruk versi ngapak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Peserta :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lomba bisa diikuti oleh siapapun tanpa melihat batasan wilayah domisili, namun batasan wilayah budaya yang diangkat dalam tulisan dibatasi hanya untuk daerah yang masih memliki kultur ngapak meliputi wilayah Banyumas, Tegal, Kebumen  dan sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Teknis Lomba&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Pelaksanaan lomba bersifat online melalui blog dan tidak diijinkan melalui media lain seperti email, surat apalagi sms.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Setiap peserta wajib memiliki blog. Bentuk dan hosting blog bebas sepanjang bisa dibuka untuk umum tanpa harus mendaftar untuk membacanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Bahasa umum dalam blog tersebut bebas dan tidak harus membuat blog khusus ngapak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Setiap peserta minimal mengikutsertakan satu tulisan yang harus dalam bahasa ngapak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Apabila ada penggunaan kata yang bersifat lokal atau hanya diketahui oleh daerah tertentu dalam lingkup sempit, wajib diberikan keterangan arti di akhir tulisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Tulisan tersebut didaftarkan di kolom komentar blog &lt;a href="http://ngapak.rawins.net/2010/07/tempat-ndaptar-lomba-nulis-ngapak.html"&gt;&lt;strong&gt;disini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; dengan memberikan link tempat tulisan tersebut di posting, paling lambat tanggal 30 September 2010 pukul 24:00 wib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu tulisan di setiap kategori. Semakin banyak semakin bagus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kategori Tulisan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan yang dilombakan dibagi dalam 3 kategori, yaitu : artikel, cerpen dan puisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema untuk artikel dibagi dalam 3 sub kategori, yaitu :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. serba serbi bahasa ngapak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. wisata budaya atau sejarah daerah penutur ngapak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. kondisi terkini atau kritik sosial&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema untuk cerpen dibagi dalam 3 sub kategori, yaitu :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. cerita remaja&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. cerita budaya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. cerita dagelan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema untuk puisi bebas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohon diberi keterangan di akhir tulisan, bahwa tulisan tersebut didaftarkan dalam kategori dan tema apa. Misalkan kategori: artikel tema: wisata budaya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penilaian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Juri akan menilai setiap tulisan di masing-masing blog setelah link tulisan tersebut didaftarkan&lt;a href="http://ngapak.rawins.net/2010/07/tempat-ndaptar-lomba-nulis-ngapak.html"&gt;&lt;strong&gt;disini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat. Pengumuman pemenang akan diumumkan di blog yang sudah ditentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Pemenang akan dihubungi lewat email untuk konfirmasi pengiriman hadiah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga bahasa ngapak tetap lestari&lt;br /&gt;Salam budaya&lt;br /&gt;Rawins&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tambahan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Apabila ada kesulitan dalam kegiatan lomba atau ada sumbang saran, kripik atau mendoan silakan tulis di kolom komentar blog &lt;a href="http://ngapak.rawins.net/2010/07/lomba-nulis-blog-ngapak.html"&gt;&lt;strong&gt;yang ini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; atau hubungi panitia melalui imel &lt;strong&gt;ngapak@rawins.net&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;2. Mohon dibantu publikasi untuk menyebarluaskan kegiatan lomba ini kepada teman-teman ngapak.&lt;br /&gt;3. Panitia dan Juri diperbolehkan mengirim tulisan tapi tidak akan diikutsertakan dalam penilaian.&lt;br /&gt;4. Tulisan yang bermutu akan diarsipkan dalam bentuk e-book untuk didistribusikan ke lembaga budaya dan jaringan radio komunitas.&lt;br /&gt;5. Setiap peserta setuju untuk mengijinkan tulisan yang dilombakan dipergunakan untuk bahan siaran radio komunitas atau dibuat skenario oleh komunitas film lokal tanpa royalti sejauh tidak untuk kepentingan komersial. Kecuali ada kebijakan tersendiri dari komunitas yang bersangkutan.&lt;br /&gt;6. Hal-hal yang belum tercantum diatas akan ditentukan kemudian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjelasan Lebih lanjut silakan klik &lt;a href="http://ngapak.rawins.net/"&gt;&lt;strong&gt;Official Blognya&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diterusna sekang &lt;a href="http://blog.rawins.com/2010/07/lomba-nulis-ngapak.html"&gt;http://blog.rawins.com/2010/07/lomba-nulis-ngapak.html&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-6181839553083753131?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/6181839553083753131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=6181839553083753131' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6181839553083753131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6181839553083753131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2010/07/lomba-membuat-blog-dengan-bahasa-ngapak.html' title='Lomba Membuat Blog dengan bahasa Ngapak'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-4476047694637706430</id><published>2010-01-02T08:33:00.000-07:00</published><updated>2010-01-02T08:34:34.601-07:00</updated><title type='text'>"Gitu Aja Kok Repot"-nya Gus Dur</title><content type='html'>&lt;div class="font36 c_black"&gt;Sabtu, 2 Januari 2010 | 04:45 WIB&lt;/div&gt;                                      &lt;!-- end judul + lead --&gt;                             &lt;!-- end headline --&gt;                       &lt;!-- isi berita --&gt;                               &lt;span id="article_body"&gt;             &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Abdul Munir Mulkhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan yang sering dipakai Gus Dur untuk mengomentari persoalan, sikap seseorang, atau lembaga, ”Gitu aja kok repot”, mengesankan sikap permisif. Mungkin itu pula komentarnya terhadap ribuan pelayat dan penziarah yang ingin mendekap makamnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, orang seperti Gus Dur tentu mulus melewati berbagai sensor malaikat di alam kubur. Boleh jadi seloroh penuh makna itu merupakan kunci suksesnya juga di alam pascaduniawi ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang malam tiba saat matahari melangkah ke pintu peraduannya hari Rabu, 30 Desember 2009, Kiai Haji Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden ke-4 RI, berpulang ke haribaan Allah, meninggalkan kita semua dalam labirin kehidupan tanpa ujung. Namun, seloroh dan canda guraunya yang selalu membuat pendengarnya tertawa lepas tercerahkan sehingga tak pernah lupa lelucon segarnya, bukan hanya karena lucu, tetapi juga karena penuh makna, akan selalu menyertai kita pada hari- hari menyusuri lorong tersebut. Tampak samar, tetapi jelas secercah cahaya di ujung labirin yang disulut Gus Dur itu bagaikan Sang Guru di depan ruang kelas yang sedang mengajar tentang kemanusiaan dan kebangsaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitulah, &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;kenyelenehan Gus Dur sering melahirkan beragam tafsir yang keliru atau sama-sama benar ketika kata dan kalimat yang beliau pakai menerobos pemaknaan konvensional. Orang sering itu sebut sebagai perilaku ”wali” yang &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;nyulayani adat (unik) atau tampilan manusia bukan hanya di &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;maqam (tahapan sufi) tertinggi, tetapi juga melampaui &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;maqomat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gus Dur dengan penuh percaya diri mengaku sebagai memiliki darah China, Dayak, Pasundan, Batak, darah segala suku dan etnis yang terasa aneh dan tidak masuk akal bagi banyak orang. Namun, itulah cara Gus Dur berempati dengan segala ragam budaya dan etnisitas, juga religiusitas. Tokoh puncak NU ini dengan enteng menyatakan kekagumannya kepada tradisi organisasi Muhammadiyah, akan mengembangkan tradisi itu saat berhadapan dengan aktivis gerakan ini tanpa kehilangan ke-NU-annya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Syekh Siti Jenar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wafatnya Gus Dur menyentak kita semua meski sudah cukup lama beliau sakit. Suasana itu membawa penulis menerawang ke masa pertama bertemu di sebuah hotel di kawasan Jalan Taman Siswa, Yogyakarta, sebelum Gus Dur menjabat Ketua PB NU. Kenangan ini menuntun penulis ke masa-masa bercanda di sekeliling meja kerja Gus Dur di kantor PB NU bersama Ahmad Dhani, Holland Taylor (CEO LibForAll), dan beberapa wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cengkerama sesaat setelah LibForAll Foundation memberi penghargaan kepada si Raja Dewa, Ahmad Dhani, tiba-tiba disela pernyataan seorang teman, ”Gus, inilah orang yang memopulerkan kembali Syekh Siti Jenar!” sambil menunjuk dan menyebut nama penulis. Gus Dur berkata, ”Mas Mulkhan!” begitu Gus Dur memanggilku, ”dari garis ayah, saya ini keturunan Syekh Siti Jenar &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;lho!” Saya pun segera menimpali, ”&lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;Wau, kalau begitu Gus Dur sesat!” setengah menghardik walaupun jujur saya sedikit khawatir menunggu reaksinya. ”Biar saja, gitu aja kok repot,” kata Gus Dur seperti tak peduli yang membuat kami semua tertawa lepas. Inilah keunikan sikap Gus Dur yang sulit dicari padanannya di negeri ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa tahun kemudian, penulis bertemu kembali dengan Gus Dur dalam seminar tentang Pancasila di Universitas Parahyangan, Bandung. Tiba gilirannya, Gus Dur menjelaskan bahwa dirinya adalah keturunan raja-raja Pasundan. Ketika seorang ahli sejarah Pasundan meragukan dan meminta informasi tentang referensi kebenaran pernyataan Gus Dur tersebut, dengan enteng Gus Dur menjawab bahwa sumbernya ialah Ki Juru Kunci. Mendengar penjelasan tersebut, peserta seminar pun tertawa lepas. Lebih lanjut, Gus Dur menjelaskan bahwa dirinya merupakan keturunan Kiai Kasan Besari dari Tegalsasi Ponorogo, guru sang pujangga Ronggowarsito.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak mau kalah dengan Gus Dur, penulis segera berkata, ”Jelek-jelek Gus, saya ini adalah cucu buyut Kiai Kasan Besari.” Mendengar itu, Gus Dur hanya berdehem kecil. Penulis melanjutkan, ”Jika Gus Dur bertanya apa buktinya, buktinya adalah Ki Juru Kunci.” Spontan Gus Dur berkata, ”Wah, &lt;text w="9036m" small="0" mode="0" jmp="0m" it="1" h="9036m" gray="100" f="602" co="K" bd="0" fontfamily="Chronicle Text G1" fontname="ChronicleTextG1-Italic" modedata="0"&gt;&lt;/text&gt;yen ngono awake dewe iki sih sedulur, sih sedulur! (Wah, kalau begitu kita ini masih saudara/ keluarga!).”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa minggu kemudian muncul tulisan Gus Dur di sebuah harian ibu kota tentang Islam kebangsaan dan kemanusiaan. Dari Kiai Kasan Besari itu, urai Gus Dur dalam artikel itu, lahir generasi Islam kebangsaan dan kemanusiaan melalui dua alur, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dari alur NU lahir beberapa ulama besar yang menurunkan tokoh seperti Gus Dur sendiri. Sementara dari alur Muhammadiyah, menurut Gus Dur, menurunkan elite gerakan seperti Kahar Muzakkir, Syafii Ma’arif, dan penulis sendiri. Begitulah gaya Gus Dur menjelaskan nilai-nilai Pancasila dan Islam yang rumit menjadi sebuah kisah yang yang mudah dicerna, diingat, dan dipahami oleh semua kalangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nasionalisme Islam yang humanis, toleran, dan pluralis, menurut Gus Dur, bisa dilacak dari kisah sejarah dan legenda tentang Kiai Kasan Besari tersebut. Itulah barangkali salah satu warisan paling berharga Gus Dur yang perlu dicermati dan dikembangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Selamat jalan, Gus!” Semoga kelak kita dipertemukan dalam perjamuan Tuhan di kampung surgawi. ”Gitu aja kok repot!”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;byline&gt;&lt;/byline&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Abdul Munir Mulkhan&lt;/strong&gt; Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; Mantan Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah; Anggota Komnas HAM&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-4476047694637706430?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/02/04455193/gitu.aja.kok.repot-nya.gus.dur' title='&quot;Gitu Aja Kok Repot&quot;-nya Gus Dur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/4476047694637706430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=4476047694637706430' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/4476047694637706430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/4476047694637706430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2010/01/gitu-aja-kok-repot-nya-gus-dur.html' title='&quot;Gitu Aja Kok Repot&quot;-nya Gus Dur'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-2143201865092607659</id><published>2010-01-02T08:26:00.000-07:00</published><updated>2010-01-02T08:30:48.452-07:00</updated><title type='text'>Warisan Gus Dur</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sabtu, 2 Januari 2010 | 04:46 WIB&lt;/p&gt;             &lt;span id="article_body"&gt;             &lt;p align="center"&gt; Jaya Suprana&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;byline&gt;&lt;/byline&gt;&lt;lead&gt;&lt;/lead&gt;Gus Dur telah tiada. Terlalu banyak kenangan dan pelajaran yang saya peroleh dari sahabat dan mahaguru yang sangat saya hormati, kagumi, dan cintai itu. Dari Gus Dur, saya mewarisi wawasan kearifan mengenai makna kenegaraan, keagamaan, dan kemanusiaan dalam hakikat yang murni dan sejati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya terkenang bagaimana ketika menempuh perawatan hemodialisis akibat telah mencapai tahap gagal ginjal terminal, Gus Dur tampak selalu segar bugar, ceria, dan tetap bersemangat berkisah dirinya sempat resmi dituntut sebuah ormas untuk diadili dengan tuduhan menghina agama Islam lewat pernyataan bahwa Al Quran adalah kitab suci pornografis. Ketika saya menganggap tuduhan itu tidak benar, Gus Dur malah dalam gaya biarnisme nakal membantah: ”Biar saja, biar rame!”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Socrates&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gus Dur selalu mengingatkan saya kepada filsuf Yunani—tepatnya Athena— tersohor, Socrates, yang—menurut Plato— gemar melontarkan komentar-komentar humoristis yang sering keliru ditafsirkan sejumlah pihak tidak mau dan/atau tidak mampu memahami kandungan makna yang sebenarnya amat luhur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini telah disepakati bahwa Socrates salah seorang filsuf terbesar yang pernah hidup di Planet Bumi ini dengan pengaruh signifikan terhadap pemikiran peradaban dan kebudayaan Barat. Namun, pada masa hidupnya menjelang akhir abad III sebelum Masehi, Socrates dicurigai, dicemooh, dikecam, dan dihina sebagai insan eksentrik suka bicara ngawur. Bahkan, akibat lontaran komentar yang keliru ditafsirkan, Socrates dituduh menghina agama dan lembaga penguasa hingga akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh dewan juri pengadilan kota Athena pada tahun 399 sebelum Masehi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, di Indonesia, pada tahun 2001 setelah Masehi, akibat berbagai sikap, perilaku, dan komentar yang keliru ditafsirkan, Gus Dur memang tidak dihukum mati, tetapi dipaksa lengser dari jabatan Presiden oleh MPR dan DPR yang pada masa itu masih memiliki kekuasaan untuk dengan sangat mudah melengserkan presiden.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semasa hidup, Socrates dibenci kaum penguasa kota Athena sebab terlalu lantang dan terlalu terbuka melempar kritik terhadap sikap dan perilaku demokrasi semu pemerintah Athena. Demikian pula pada masa rezim Orde Baru, Gus Dur juga dibenci mereka yang sedang berkuasa akibat ketua ormas Islam terbesar di dunia ini berani mengkritik kediktatoran penguasa Republik Indonesia. Begitu benci rezim Orba terhadap Gus Dur, sampai konon muncul instruksi rahasia untuk—sama dengan Socrates—membunuh Gus Dur, tetapi—beda dari Socrates—sebelum niat itu terlaksana, rezim Orba telanjur lengser.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat aneka ragam komentar kontroversial, Socrates dibenci dewan perwakilan warga Athena. Sama halnya dengan Gus Dur jahil menyamakan para anggota DPR dengan murid TK sebagai penyulut sumbu kebencian DPR terhadap Presiden!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Plato&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam apologi tersirat kekaguman Plato terhadap Socrates sebagai tokoh yang berani menyatakan yang benar sebagai benar, yang keliru sebagai keliru, dan berani mengambil langkah-langkah kontroversial demi mempersembahkan yang terbaik bagi rakyat Athena. Sama halnya dengan para tokoh cendekiawan dan budayawan nasional dan internasional yang kagum terhadap sosok Gus Dur yang selalu gigih maju tak gentar menerjang kemelut deru campur debu bepercik keringat, air mata, dan darah demi menegakkan kebenaran di bumi Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada masa Orba, Gus Dur paling berani secara terbuka memprotes kezaliman pemerintah. Hanya Gus Dur yang berani secara terbuka membela Arswendo Atmowiloto ketika menjadi korban ketidakadilan. Hanya Gus Dur yang berani membela kaum minoritas tertindas di Indonesia masa Orba kemudian setelah menjadi Presiden nyata memperjuangkan hak-hak kaum minoritas!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya Gus Dur yang sadar bahwa urusan sosial dan pers sebenarnya bukan urusan pemerintah tetapi masyarakat sendiri, maka membubarkan Departemen Sosial dan Departemen Penerangan. Namun— sama dengan nasib Socrates—perjuangan Gus Dur membela kemanusiaan dan menegakkan kebenaran di persada Nusantara sering tidak atau sulit dipahami masyarakat semasa hingga sering keliru ditafsirkan sebagai ulah negatif bahkan destruktif. Cuap-cuap Socrates menjengkelkan kaum penguasa kota Athena, sementara ceplas-ceplos Gus Dur ketika menjadi Presiden sangat ditakuti pimpinan Bank Indonesia sebab dianggap rawan mengguncang stabilitas moneter dan ekonomi nasional!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sama dengan Socrates, Gus Dur semasa menjadi Presiden dituduh eksentrik, ngawur, bahkan membahayakan negara dan bangsa hingga akhirnya—meski tidak dibunuh seperti Socrates—dilengserkan dari jabatan kepala negara! Gus Dur layak masuk MURI sebagai orang yang paling sering dikelirutafsirkan, terbukti namanya saja sering disebut ”Pak Gus Dur” akibat keliru tafsir bahwa ”Gus Dur” sebuah nama, padahal istilah ”Gus” sebenarnya sebutan dialek Jawa Timur berbobot sudah sama terhormat dengan ”Pak”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Warisan pesan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam salah satu perjumpaan terakhir dengan sahabat dan mahaguru yang sangat saya hormati, kagumi, dan cintai, saya sempat bertanya mengenai apa sebenarnya yang keliru pada bangsa dan negara Indonesia pada masa kini. Gus Dur menghela napas sejenak lalu berkisah sebuah hadis Al Sukuni meriwayatkan dari Abu Abdillah Al Shadiq, ”Ketika Nabi Muhammad SAW menyambut pasukan sariyyah kembali setelah memenangkan peperangan, Beliau bersabda: ’Selamat datang wahai orang-orang yang telah melaksanakan jihad kecil tetapi masih harus melaksanakan jihad akbar!’ Ketika orang-orang terheran-heran lalu bertanya tentang makna sabda itu, Rasul SAW menjawab: ’Jihad kecil adalah perjuangan menaklukkan musuh. Jihad akbar adalah jihad Al-Nafs, perjuangan menaklukkan diri sendiri!”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terima kasih dan selamat jalan, Gus Dur!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selamat berjuang, bangsa Indonesia!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Jaya Suprana&lt;/strong&gt; Sahabat dan Murid Gus Dur&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-2143201865092607659?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/02/04465242/warisan.gus.dur.' title='Warisan Gus Dur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/2143201865092607659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=2143201865092607659' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2143201865092607659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2143201865092607659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2010/01/warisan-gus-dur.html' title='Warisan Gus Dur'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-8171672306945797200</id><published>2009-03-04T19:33:00.000-07:00</published><updated>2009-03-04T19:36:33.667-07:00</updated><title type='text'>Mlaku-Mlaku Olah Raga</title><content type='html'>The Beauty Of Live Doesn'tDepind On How Happy Yau are, But How Happy Others Because Of You.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esuk-esuk bar jalan-jalan olah raga nang kompleks perumahan Tanjung Mas Raya, kompleks perumahane wong sing sugih-sugih, nang ndalan disodori brosur Mobil Toyota sekang Show Room Mobil Toyota sing nembe bae bukak nang Jl.Tanjung Barat Raya, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha sing menarik dudu gambar mobil-mobile utawa carane tuku mobil apa cash, kredir, apa tukar tambah, ning nang brosuré kuwe ana tempelane selembar kertas sing isine kaya kiye:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang duda dengan 3 orang anak yang sudah menginjak dewasa. Dudua itu terbilang cukup kaya di desanya. Ia memiliki rumah, tanah, dan 19 ekor sapi. Suatu saat duda itu mengalami sakit keras, bahkan tipis harapan untuk sembuh. Merasa ajalnya sudah dekat, sang duda memanggil ke-3 anaknya untuk diberi wasiat berupa pembagian harta warisan terutama ke-19 sapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada anak sulung, sang ayah berpesan dia akan memperoleh 1/2 dari jumlah sapinya. Sedangkan anak yang kedua akan memperoleh 1/4 dari jumlah sapi, dan anak bungsu akan memperoleh 1/5 dari jumlah sapi yang duda itu miliki.Tak lama kemudian, duda itu pun meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Bapaknya dimakamkan dan situasi mulai tenang, ketiga ahli waris itu pun mengadakan rapat guna membagi 19 ekor sapi peninggalan ayahnya tersebut. Ke-19 sapi tersebut dibagikan sesuai dengan amanat almarhum ayahnya., yakni 1/2 untuk anak sulung, 1/4 untuk anak ke-2, dan 1/5 untuk si bungsu. Akan tetapi mereka barub sadar bahwa hasil pembagian ternyata tidak utuh. Dari hasil pembagian tersebut, anak sulung menerima 9 1/2 sapi, anak kedua menerima 4 3/4, dan si bungsu menerima 3,8 sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjadi bingung. Tidak tahu bagaimana cara membagi sapi-sapi itu. dalam kebingungan itulah, ego mereka masing-masing muncul. Semua menginginkan sapi diterima utuh tanpa ada yang dipotong-potong. si sulung menuntut lebih, mengingat dia adalah pewaris utama, sementara adik-adiknya yang lain pun tentu tidak mau mengalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh dari rumah mereka sebenarnya tinggal paman mereka yang tergolong miskin. Tidak mempunyai banyak tanah dan hanya memiliki seekor sapi warisan dari ayahnya dulu. Itu pun sudah sangat kurus dan tidak terawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat kehidupannya yang miskin itulah, sang paman hampir tidak pernah diperhatikan oleh keluarga almarhum duda kaya itu, apalagi perhatiandari ketiga keponakannya. Namun demikian, berita mengenai pertentangan ketiga keponakannya dalam membagi 19 sapi tersebut sampai juga ke telinganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui titik permasalahannya, dengan hati yang tulus dia berkata kepada ketiga keponakannya itu, "Ambillah sapi paman yang satu-satunya ini, mungkin berguna untuk memecahkan masalah kalian bertiga!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah ide yang bagus.Kalau begitu sekalian saja paman yang membaginya untuk kami, supaya adil!" sahut si sulung dengan mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senang hati, sang paman pun bersedia untk membantu membagi sapi warisan itu. Ditambah satu sapi miliknya,jumlah sapi sekarang menjadi 20 ekor. Sesuai dengan porsi pembagian yang telah diwasiatkan sang ayah, maka si sulung memperoleh 10 ekor sapi (1/2 dari 20), adiknya yang nomor dua mendapatkan 5 ekor (1/4 dari 20), dan si bungsu memperoleh 4 ekor (1/5 dari 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kalian puas dan merasa adil dengan apa yang kalian terima?" tanya sang paman. "Sangat puas paman!" sahut ketiga keponakannya.&lt;br /&gt;"Sesuai wasiat ayah kalian, sekarang masing-masing sudah mendapat 10,5, dan 4 ekor sapi. Jadi total jumlah sapi yang dibagi ada 19 ekor, sedangkan sapi yang ada adalah 20 ekor. Berarti ada sisa satu lagi. Nah, yang satu ekor ini paman bawa pulang lagi ya!" pinta paman mereka dengan tersenyum. (Pamane kaya Abunawas apa ya?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar kisah untuk panduan pemilu 2009. Kriteria pemimpin kurang lebih seperti karakter "paman" pada cerita di atas, antara lain solutif dan rela berkorban. Menurut Anda? Sing liane anu iklan,,,,ora tek tulis nang kene.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inyong mung lagi bingung campur mengen. Wektu sapiné 19, dibagi ora dadi, pating prenthil. Ning baring sapiné 20 koh dadi pas. jaaan,,,uwis kaya kuwe, sapi sing dibagi warisan ya kur 19,,,,,Kepriwe kuwe jajal?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-8171672306945797200?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/8171672306945797200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=8171672306945797200' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/8171672306945797200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/8171672306945797200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2009/03/mlaku-mlaku-olah-raga.html' title='Mlaku-Mlaku Olah Raga'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-5417220702759472273</id><published>2009-01-27T01:32:00.001-07:00</published><updated>2009-01-27T01:35:35.198-07:00</updated><title type='text'>Wani Ngalah Luhur Wekasané?</title><content type='html'>Jaman gemiyen, wong tuwa-tuwa cokan rengeng-rengeng (nembang Jawa), oniné kaya kiyé:&lt;br /&gt;Dedalané guno lawan yekti,Kudu andap asor,Wani ngalah luhur wekasané,Tumungkulo yén dipun dukani,Bapang dén simpangi,Ana catur mungkur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laguné kepénak dirungokna. Apamaning goli rengeng-rengeng wektuné sore, suasané udan ngrecéh. Goli rengeng-rengeng karo ngemban putuné. Agi inyong esih cilik tah ora patia nggatekna isi utawa makna tembang mau kejaba suarané wong tuwa mau sing pancen kepenak derungokna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ning bareng Inyong maju gedhé, sok mikir, kayané ana sing kurang pas goli maknani tembang mau. Ora jumbuh utawa ora pas karo kersané sing nganggit.&lt;br /&gt;Inyong pribadi nganggep, nek "lirik" tembang mau "bernuansa" Islami. Ning jalaran ana sing penafsirané ora nganggo cara Islam, mulané kasilé cokan "kontradiksi" karo cita-cita Islam rahmatan lil 'alamin.Magé jajal mayuh ditafsirna unggal baris. Inyong nafsir nganggo ngelmuku sing mung saipet, panjenengan pada mbok kagungan pinemu sing liya, sing lewis maen lan pas, nggih mangga pada urun rembug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajal mayuh dipirsani:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedalané guna lawan yekti, ngemu teges : dadi wong angger kepéngin mupangati kanggo wong akéh lan kajén.Kudu (gelem) andap asor.Andap asor kuwe angger diteropong nganggo kacamata Islam ya kurang lewiéh tawadhu. Kenangapa tawadhu? Wong sing tawadhu kuwe ngrasa esih akeh kekurangané, mulané kanggo nggenepi kekurangané mau, banjur gelem utawa sregep ngangsu kawruh. Angger wong sing pinter, lewih seneng mbagi kawruhe maring wong sing "mara/mjaluk" kanthi andap asor. Angger wong sing angkuh, sombong, utawa takabur biasané kurang disenengi. Apa maning mbagi ilmuné, kenal bae madan bebeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wani ngalah luhur wekasane&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha baris sing siji kiyé sing cokan salah penafsiran. Dadi pengamalané ora cocog karo kersané sing nganggit tembang kiyé. Biasané ditafsirna kaya kiye: nek gelem ngalah (ora nglawan) ujaré dadi luhur wekasané. Apa iya? jajal mayuh nggolet berita nang koran. Ana kabar transmigran (jawa) sing mataun-taun ngolah tanah, asalé tanah cengkar/tandus wis dadi subur, siki kudu ngalah ninggalna tanah garapané jalaran diklaim nang penduduk asli lan dianggep tanah nenek moyangé. wong-wong mau pada njaluk lahan sekang petani transmigran. Wong jawa ngalah. terus nggelandang maring endi baé nggolet rejeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lha sekang conto mau nyata nek wani ngalah, ora kuhur wekasané. Jalaran kuwe tafsiran sing luput utawa keliru. Banjur tafsir sing bener sing kaya ngapa? Tumrapé Inyong sing demaksud wani ngalah nang konteks kiye kuwe ditafsir "Wani Ing Allah. Mengko disit, aja giri-giri takon, lho deneng si wani ing Allah. Wani nang kene kuwe mangsude dudu ateges nglawan Gusti Allah, utawa ingkar, nanging wani mérek maring Allah. Taqarub. Wong nek uripé taqarub maring Allah, mesthi luhur alias ora nistha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumungkulo yen dipun dukani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawit jaman Inyong cilik nganti semene gedhene, nduwe penganggep, sapa sing ndukani mesthi ngemu pitutur kanggo sing didukani. Apa sebabe? Jalaran sing ndukani ngersakaken, sing didukani kelakuané lewih becik, apik, saenggo ora gawe keluputan anyar utawa mbaleni keluputan sing uwis-uwis. Tembang mau ngongkon Inyong lan panjenengan kabeh tumungkul mirengaken lan migatekaken.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapang dén simpangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegesé, sekabehe sing bakal ndadekna rubeda utawa konflik kudu diindari. Aja ngorobi utawa ngompori. Sebisa-bisa nggolet persamaané aja digolet perbedaané. Simpangi, ora ngemu teges pengecut, ning usaha kanggo nggolet paseduluran, dudu permusuhan.&lt;br /&gt;Ana Catur Mungkur&lt;br /&gt;Catur nang kene bisa mengku teges "pengendikan sing ora produktif". Ora produktif sing dimaksud kuwe bisa awujud isyu, gosip, ghibah,utawané fitnah. Umumé catur nuansane provokatif. Mulane kudu mungkur. Mungkur dudu asal mungkur, ning kudu dimaknai Tabayun utawa klarifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulane karo tafsir mau moga-moga Inyong lan panjenengan kabeh ora nganti keblangsak jalaran kalahan, ning sebalike mupangati tumrap wong akeh jalaran tawadhu, taqarub, seneng mirengaken pitutur sing becik, ngadohi sekabehing konflik utawa plekara sing bisa ndadekna konflik, ora doyan isyu, gosip, ghibah, apa maning fitnah.&lt;br /&gt;Ewo semono, nek aturku kiye kurang bener ya nyuwun pangapurané panjenengan kabéh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-5417220702759472273?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/5417220702759472273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=5417220702759472273' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5417220702759472273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5417220702759472273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2009/01/wani-ngalah-luhur-wekasane.html' title='Wani Ngalah Luhur Wekasané?'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-7613293618660322440</id><published>2009-01-02T09:39:00.003-07:00</published><updated>2009-01-02T10:03:37.432-07:00</updated><title type='text'>Beberapa Kegiatan Yang Terlewatkan</title><content type='html'>Ada beberapa kegiatan yang luput ditulis di blog ini, yaitu kegiatan Diklat Sertifikasi Guru di SLB Pembina Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada tanggal 13 sd 20 Desember 2008, kemudian tour dan menginap di Puncak bersama teman-teman pada malam Natal tanggal 24 Desember2008, serta pulang kampung ke Purwokerto pada tanggal 25 sd 29 Desember 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diklat Sertifikasi Guru merupakan syarat pelengkap bagi guru yang tidak lulus portofolio. Tapi kelihatannya mereka yang bisa lulus portofolio memang jarang sekali. Kebanyakan ya ikut diklat. Sebenarnya pemerintah menyediakan uang makan dan transport yang cukup untuk seminggu ikut diklat, yaitu Rp.1.125.000,- Tapi uang itu tidak diterimakan kepada peserta diklat dan diganti dengan fasilitas menginap dan makan. Banyak juga ilmu yang didapat dari seminggu belajar dan nginep, juga tentu saja dapat menambah teman. Kebetulan aku bawa kamera digital dan temanku ada yang bawa laptop sehingga dapat membuat buku kenangan sederhana berisi foto dan alamat masing-masing peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama tinggal di rumah, sudah harus ikut kegiatan bersama teman2 dari Sekolah untuk acara berlibur di Puncak. Ya lumayan ramai dan terhibur karena malam harinya digunakan untuk nyanyi-nyanyi, terutama nyanyi lagu-lagu Soneta kesenanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Puncak tidak langsung pulang ke Jakarta, tapi jalan-jalan dulu ke Bandung Kota cari oleh2. Jadilah aku beli oleh-oleh sekedarnya dari Toko Kartika Sari di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari Puncak, paginya langsung berangkat ke Purwokerto naik kereta Sawunggalih. Berangkat dari Stasiun Senen pukul 08.15 dan nyampai di Satasiun Purwokerto sekitar jam 15.00 Wib. Penumpang cukup padat. Aku sama istri yang biasanya naik kereta Purwojaya kali ini terpaksa naik Sawunggalih karena tidak tahu informasi kalau kereta Purwojaya sekarang  berangkatnya dari Gambir lagi dan jadwal keberangkatannya dipercepat menjadi jam 05.40 yang sebelumnya jam 06.40.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan di Purwoketo seperti biasanya di Runah Uti di Kutasari, jalan-jalan ke Moro, ketemu Mas Gino dan Indri, Unggul, dan sempat juga nengok Fatih anaknya Indri di rumah mertuanya di kompleks dosen Unsoed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke Jakarta menggunakan travel Tri Kusuma, disebabkan tiket keeta Purwojaya sudah habis. Ya untung masih ada tempat duduk. Tinggal 2 di samping sopir. Wah, aku sama istri sampai nggak bisa tidur karena ngeri, sopirnya maunya ngebut terus,,,,,lain kali kalau naik travel milih di belakang atau di tengah aja. Itu juga kalau masih bisa milih. Kalau nggak ya terpaksa lah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sampai juga di Jakarta Hari Senin, 29 Desember 2008 jam 07.30. Ya untung hari libur, sehingga aku nggak harus telat berangkat kerja. Aku kebagian diantar terakhir. Kami harus ikut nganterin dulu penumpang yang lainnya ke Rempoa dan Kalibata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-7613293618660322440?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/7613293618660322440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=7613293618660322440' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7613293618660322440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7613293618660322440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2009/01/beberapa-kegiatan-yang-terlewatkan.html' title='Beberapa Kegiatan Yang Terlewatkan'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-3909768896352090286</id><published>2008-11-29T07:36:00.004-07:00</published><updated>2008-11-29T08:14:07.984-07:00</updated><title type='text'>Nonton Bareng "Laskar Pelangi"</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFbmrCZPwI/AAAAAAAAAAc/lQ59BKP7bEo/s1600-h/DSCF0714.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274097358573485826" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFbmrCZPwI/AAAAAAAAAAc/lQ59BKP7bEo/s200/DSCF0714.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Sebenarnya yang menarik bukan filmnya, tapi kali ini adalah tempatnya. Ya nonton bareng kali ini, yang diikuti oleh sebagian guru dan karyawan &lt;a href="http://www.medcofoundation.org/"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Medco Foundation&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; beserta dengan keluarganya, disewakan sebuah studio film yang cukup bergengsi yaitu Blitz Megaplex. Sebuah gedung film yang berada di lantai 8 Grand Indonesia di jantung kota Jakarta, tepatnya di bekas bangunan Hotel Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada kesempatan tersebut hadir pembina Medco Foundation Ibu Yani Yuhani Rodyat Panigoro yang juga komisaris &lt;a href="http://www.medcoenergi.com/"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Medco Groups&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Acara nonton bareng kali ini memang beda karena tidak dilakukan bersama-sama dengan penonton lainnya, tetapi menyewa salah satu studio megaplex. Sehingga pada hari Sabtu, 29 November 2008 tersebut, nonton bareng dilaksanakan pada pukul 09.30 sd 11.00 Wib.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kalau saya sendiri sebetulnya sudah nonton film Laskar Pelangi ini dua kali. Yang pertama di Atrium 21 Senen, terus di 21 Cilandak Town Square (CITOS). Yang terakhir ini juga merupakan acara nonton bersama dengan teman-teman sekolah Avicenna.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tapi anak dan istri belum sempat nontong, jadinya ya klop banget. Acara nonton bareng Medco Foundation rasanya menjadi acara yang pas. Moga-moga aja acara seperti ini akan terus dilakukan. Dalam rangka menambah wawasan, juga mengakrabkan diantara sesama guru dan karyawan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-3909768896352090286?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/3909768896352090286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=3909768896352090286' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/3909768896352090286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/3909768896352090286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/11/nonton-bareng-laskar-pelangi.html' title='Nonton Bareng &quot;Laskar Pelangi&quot;'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFbmrCZPwI/AAAAAAAAAAc/lQ59BKP7bEo/s72-c/DSCF0714.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-2317659352588725979</id><published>2008-11-27T20:23:00.005-07:00</published><updated>2008-11-30T01:03:59.926-07:00</updated><title type='text'>Ke Tanah Tingal</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/SS9tJdOH1-I/AAAAAAAAAAU/ho0Yejh6icc/s1600-h/DSCF0693.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273553697904252898" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/SS9tJdOH1-I/AAAAAAAAAAU/ho0Yejh6icc/s320/DSCF0693.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/SS9nh0JuhtI/AAAAAAAAAAM/ii_jgFnCrMU/s1600-h/DSCF0621.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273547519306925778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 225px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/SS9nh0JuhtI/AAAAAAAAAAM/ii_jgFnCrMU/s320/DSCF0621.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hari Rabu, 26 November 2008, pergi ke tanah tingal di Ciputat, Tangerang Prop.Banten. Naik truk yang biasa untuk membawa pasukan tentara (PPRC) dari salah satu kesatuan yang bermarkas di Cijantung. Perjalanan sekitar satu jam dari Tanjung Barat. Diiringi gerimis rintik-rintik, perjalanan cukup mengasyikan dan sejam kemudian sampai di tempat acara.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tanah Tingal, adalah sebuah tempat seluas kurang lebih 13 ha, yang dimiliki oleh Keluarga Budiharjo (mantan Dubes dan menteri penerangan pada masa Orde Baru. Tempat ini biasa digunakan untuk acara-acara outing maupun outbond. Tersedia lapangan untuk mendirikan tenda,ruang pertemuan, kolam renang, dapur, mushala dan bangunan untuk kamar besar ber AC yang berisi puluhan ranjang susun untuk menampung banyak peserta. Kegiatan yang dilakukan diantaranya Witegame, flying fox, jalan-jalan santai, rapat, dsb. Tempatnya alami karena tanah terbukja tersebut banyak ditanami pohon-pohon besar seperti beringin dan juga tanaman-tanaman semacam anthurium di dalam pot-pot.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kami membuat acara untuk anak-anak SD dengan jumlah siswa sekitar 300 anak dari kelas I sd 6. Untuk kelas 1 sd 3, acara dilakukan dari pagi sampai siang, sementara untuk kelas 4 sd 6 acara berlangsung dari siang sampai malam. Kami menginap semalam di sana. Pada saat acara, kami sempat ditemui oleh pemilik tempat yaitu Ibu Budiarjo yang sudah berumur 80 tahun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mempunyai putra 6, banyak cucu, dan sudah punya cicit.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Acara berlangsung dengan baik, hanya sayang selama kegiatan selelu saja diiringi hujan rintik-rintik. Sehingga rencana untuk tidur di tenda tentarapun batal karena alas tempat tidurnya basah. Akhirnya kami banyak yang pindah tidur di kamar yang besar tadi. Pulang ke Tanjung Barat sekitar jam 10 siang, jam 14.00 menuju sroto langganan Pak Irsyad di Jl.Dewi Sartika (depan sekolah Marsudirini). Makan satu mangkok yang isinya cukup banyak dan mengenyangkan banget. Dagingnya banyak dan kuahnya buket banget. Pulangnya juga dibawain satu porsi sroto sokaraja yang. Begitu mau bayar, Pak Irsyad menolak. Wis ora usah bayar,,,,nggo olih2 bojomu kon melu ngrasakna enake sroto Sokaraja Pak Irsyad. Dadi ora jere-jere maning.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-2317659352588725979?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/2317659352588725979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=2317659352588725979' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2317659352588725979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2317659352588725979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/11/hari-rabu-26-november-2008-pergi-ke.html' title='Ke Tanah Tingal'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/SS9tJdOH1-I/AAAAAAAAAAU/ho0Yejh6icc/s72-c/DSCF0693.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-7659134798218610321</id><published>2008-11-24T21:46:00.004-07:00</published><updated>2008-11-24T21:55:59.914-07:00</updated><title type='text'>Jakarta Teacher Club XII</title><content type='html'>Kemarin, Hari Rabu, 5 November 2008 sekitar pukul 13.00 sd 17.00 saya berkesempatan menimba ilmu dengan mengikuti pertemuan Teacher Club XVII Jakarta yang diadakan di Flamboyan Room Lt.6 Gedung Jakarta Design Center (JDC), Jl. S.Parman Kav.53-54, Slipi, Jakarta Barat. Acara diikuti oleh sekitar 300 orang  perwakilan dari berbagai sekolah baik negeri maupun swasta, lembaga2 riset pendidikan, pemerhati serta praktisi pendidikan se Jabodetabek.&lt;br /&gt;Sekedar diketahui, Teacher Club Jakarta adalah sebuah forum pendidikan yang secara periodik diselenggarakan bagi guru, pemerhati, dan praktisi pendidikan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama dengan sebuah maksud memberikan pembelajaran bermutu.&lt;br /&gt;Kali ini, diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman adalah :&lt;br /&gt;Mr.Oene Schreuder, M.Ed , (54 th),Education Consultant kelahiran Belanda yang menjadi dosen tamu di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) Bonifasius Fian Falopi, (25 th), Education Consultant, yang pernah mengajar di SMA Marangkayu di pedalam Kalimantan, dan&lt;br /&gt;Octavia Wuri Pratiwi, (23 th) seorang pengajar di Taman Bermain / Sekolah gratis bagi anak-anak tidak mampu di daerah Cinere, Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema yang diusung kali ini adalah "Menuju Sekolah Berkualitas" seri ke 6 "Involving Community To Enhance Learning Quality"Narasumber yang berbagi pengalaman pertama adalah Bonifasius Fian Falopi, yang pernah mengajar di SMA Marangkayu di pedalaman Kalimantan. Sambil memperlihatkan foto-foto keadaan di sana, Fian menceritakan bagaimana keadaan murid, guru, dan masyarakat di sana. Guru dan murid harus berjalan kaki atau naik sepeda motor di atas jalan yang beraspal meleleh, sebutan untuk jalan yang masih asli tanah sehingga bila hujan maka jalananan bisa berubah menjadi sungai atau jalan berlumpur yang dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi betapa kondisi daerah menjadi kendala bagi terlaksananya proses belajar mengajar yang baik. Guru dan murid yang sering terlambat datang ke sekolah, dsb menjadi kendala yang banyak dihadapi. Tapi  bagi Fian, ini  merupakan tantangan yang harus dihadapi. Dia bisa merubah dengan mengajak guru-guru yang lainnya dan murid-muridnya bersemangat pergi ke sekolah. Caranya adalah dengan membuat mereka menjadi bagian dari masyarakat sekitar, merasa berguna bagi masyarakat sekitar. Maka dengan beberapa kali pertemuan dengan tokoh masyarakat setempat dan juga camat akhirnya masyarakat, pihak sekolah, dan pemerintah daerah setempat bahu-membahu mengeraskan jalan yang berlumpur. Juga murid-murid biasa dikerahkan untuk membersihkan pasar satu-satunya di daerah tsb yang biasanya kotor dan kumuh, juga mengajak guru yang lainnya dan murid-murid untuk menanam pohon-pohon buah dan tanaman hias di sekitar sekolah mereka. Hal ini rupanya juga merambah ke praktek toleransi beragama, di mana semua anak, tidak melihat latar belakang agamanya, terbiasa membersihkan tempat-tempat ibadah yang ada di sekitar sekolah mereka, baik masjid maupun gereja. Intinya adalah jadikan sekolah disamping sebagai tempat belajar, juga dapat menjadi tempat mengabdi kepada masyarakat sekitar. Sekolah menjadi School Social Responsibility.&lt;br /&gt;Pembicara yang ke dua adalah Octavia Wuri Pratiwi, seorang gadis berusia 23 tahun, yang masih sangat muda yang beralamat di Meruyung, Depok (alamat lengkapnya saya simpan). Dia tidak mau menyebut tempatnya mengajar sebagai sekolah, tapi cukup disebut Taman Bermain. Ya, dia juga membawa foto2 tempat dia mengajar dan anak-anaknya. Tempatnya sangat sederhana. Di atas atap sekolah yang berupa asbes ada pohon nangka (kethewel) yang bila sudah masak lalu jatuh, maka menimpa atap sekolah dan bolong. Maka kalau sedang musim hujan, anak-anak yang masih usia TK/SD itu harus dipulangkan lebih awal karena gedung tempat bersekolahnya bocor. Sebenarnya kalau melihat fotonya si tidak pantas disebut gedung ya. Ya hanya semacam garasi mobil atau becak di kampung. Tapi Octavia Wuri Pratiwi tetap bersemangat untuk mengajar anak-anak dari golongan tidak mampu tersebut dengan gratis tanpa membayar sedikitpun. Ya rupanya masih ada juga relawan yang mulia seperti dia, ada tidak jauh dari kota Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oktavia juga berhasil menggerakkan dan memberdayakan masyarakat setempat, khususnya kaum wanita, untuk ikut menjadi tutor atau guru di sekolah tersebut. Ketika ditanya peserta yang lain, apa mereka mau, tidak mendapat imbalan? Ya mereka mau saja, karena disamping senang dapat memberikan ilmu kepada anak-anak kurang mampu, mereka juga sekaligus belajar menjadi guru/pendidik. Siapa tahu, suatu saat mereka juga bisa mengajar di sekolah yang lain yang mendapatkan imbalan. Sederhana. Tapi sangat mulia.&lt;br /&gt;Pembicara yang terakhir adalah Mr.Oene Schreuder, M.Ed atau yang akrab dipanggil Pak Une. Lelaki umur 54 tahun yang asli Belanda ini rupanya lumayan fasih berbahasa Inggris dan juga Indonesia. Maka diapun membagi pengalamannya memakai dua bahasa itu berselang-seling. Sangat lancar jika memakai bahasa Inggris, tapi agak kagok jika memakai bahasa Indonesia. Tapi mungkin dia tahu, banyak di antara peserta yang kurang mengerti/bisa berbahasa Inggris, sehingga Beliau sering berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia, walaupun sedikit kagok. Ya namanya lidah Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mr. Une banyak memaparkan kondisi pendidikan di Indonesia. Beliau lebih banyak menyoroti faktor-faktor mikro yang dihadapi oleh dunia pendidikan Indonesia. Meskipun sesekali juga dipancing oleh pertanyaan peserta hal-hal makro seperti halnya kurikulum, kebijakan pemerintah, dsb. Mr Une membawakan tema `The Parents' role in Education.&lt;br /&gt;Menurut observasinya, gambaran fenomena pendidikan di masa sekarang adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;      *   Artikel: "Sinetron kalahkan jam belajar masyarakat"&lt;br /&gt;60% gedung sekolah di Indonesia dalam keadaan rusak ringan sampai roboh, berbahaya.&lt;br /&gt;45 persen dari sekolah SD di Jawa belum punya listrik&lt;br /&gt;Angka "Drop Out" atau "putus sekolah" tidak menunjukkan grafik menurun&lt;br /&gt;Ancaman anak-anak lari ke Narkoba, karena tidak dapat pendidikan yang menyenangkan, hanya ada pendekatan teoritis&lt;br /&gt;Frekuensi dan modus perkelahian pelajar makin mencemaskan (Geng Nero, dsb)&lt;br /&gt;Prestasi (bukan angka kelulusan ) UAN makin menurun dan perlu ada konversi nilai&lt;br /&gt;Menurut research FIP UNY : 42% anak SD mempunyai "kesulitan belajar" (bukan "learning disability'!)&lt;br /&gt;Kepandaian matematika ada di urutan ke 38 dari 40 negara yang disurvey, berdasarkan catatan dari pengawas pendidikan dari Australia.&lt;br /&gt;Ada banyak anak SMA yang tak berhasil untuk menjawab operasi perhitungan yang simple, atau tidak mampu menulis paragraph yang logis; siswa SMA tidak mampu mengidentifikasi gagasan pokok sebuah paragraph.&lt;br /&gt;Konversasi sederhana dalam bahasa Inggris jadi "momok", walaupun tingkat kesulitan teori grammar di metode-metode SMP sudah mendekati tingkat universitas.&lt;br /&gt;Orang tua semakin diberatkan dengan kompetisi sekolah favorit, bimbingan belajar yang mahal yang diperlukan untuk mempersiapkan anak muridnya.&lt;br /&gt;Kurikulum semakin padat dan `maju' dari tingkat atas ke bawah; contoh kelas 3 SD IPS-Ekonomi, Kelas 1 SD IPS ; tes.&lt;br /&gt;Penyelidikan menunjukkan bahwa anak Indonesia berkurang 10% di tes IQ di banding standar internasional, karena pola gizi kurang dan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti kita cari sebab-sebab, dan secara spontan kita akan mengatakan bahwa penyebab utama rendahnya kualitas pendidikan adalah kurangnya DANA. Terus : jumlah murid di kelas terlalu banyak, gaji guru masih kurang mencukupi untuk hidup, kesadaran/pertanggungjawaban dari pihak orang tua belum cukup. Masih sering kita mendengar : "Saya memasrahkan saja anakku kepada pihak sekolah, asal dia lulus dan dapat ijasah".&lt;br /&gt;Semua fakta ini dapat membuat kita pesimis dan pusing sampai kita tidak mau lagi memikirkan langkah-langkah untuk perubahan/perbaikan yang dibutuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di dalam masalah2 ada peluang juga:ada kesempatan untuk bersinergi dengan semua pihak yang punya kaitan dengan pendidikan seperti: Staf Sekolah, Orang Tua Muris, Komite Sekolah, Masyarakat di sekitar sekolah, Dinas-Dinas, LSM-LSM, Perusahaan-Perusahaan.&lt;br /&gt;Dengan upaya untuk mengatasi kekurangan, memperbaiki kondisi fisik sekolah, dan, last but not least:yang sangat diharapkan yaitu:membuka diskusi untuk inovasi pendidikan dan menerima masukan2 dan bantuan dari pihak luar sekolah.&lt;br /&gt;Ini berarti, kita berangkat dari sisi optimis:sikap ini ditunjukkan oleh orang-orang yang masih mampu melihat titik terang dalam terowongan gelap dunia pendidikan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan bijak yang selalu mereka pegang adalah: "every cloud has a silver lining"&lt;br /&gt;Kalau kita menonton film seperti "Laskar Pelangi", kita bisa mengambil hikmah dari cerita itu:"jangan pernah menyerah" dan : " kita di dunia ini hidup untuk memberikan sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya".&lt;br /&gt;Pendidikan adalah peran kunci yang sangat penting untuk membangkitkan bangsa kita.&lt;br /&gt;Contohnya: setelah Perang Dunia II Negara Jerman hancur total, tapi mereka bisa bangkit cepat dalam kurun waktu 15 tahun mereka sudah pulih, sebagai Negara yang paling maju di dunia (`Wirtschaftswunder')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini bukan karena surplus SDA atau SDM, justru tidak. Jerman bangkit karena pengetahuan/ilmu yang sudah tinggi sebelum perang, tidak hilang.&lt;br /&gt;Kita lihat contoh-contoh lain seperti ini: semua Negara di era dan daerah post komunisme yang punya pendidikan berkualitas dapat berkembang dan bersaing di dunia global, walaupun start mereka dari titik nol. Ceko, Polandia, Hongaria,Rusia.&lt;br /&gt;Contoh yang lain adalah Finlandia dan Jepang. Waktu Kaisar Hirohito menyaksikan kehancuran negaranya setelah bom atom, dia berkata: "Masih ada berapa orang guru yang hidup?" Beliau menyadari betul kepentingan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, kita mulai menyibak tirai masa depan bangsa ini melalui pendidikan!&lt;br /&gt;Mari kita buka pintu sekolah untuk seluruh pihak yang terkait dengan pendidikan!&lt;br /&gt;Jangan menyerah sebelumnya, karena usaha-usaha yang disebut di bawah ini tidak membutuhkan dana besar, hanya semangat dari orang yang memperdulikan pendidikan!!&lt;br /&gt;·        Apa yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meningkatkan kualitas pembelajaran?&lt;br /&gt;Suport untuk anak-anak di rumah, terutama:&lt;br /&gt;Berilah perhatian dengan bertanya tentang belajarnya anak di sekolah, sosialisasi dengan teman kelas, perasaan-perasaan anaknya.&lt;br /&gt;Perhatikan pola gizi.&lt;br /&gt;Perhatikan kesehatan, ritme seharian (aktivitas-tidur)&lt;br /&gt;Beri ruang yang kondusif untuk belajar di rumah&lt;br /&gt;Perhatikan, jangan terlalu banyak nonton TV dan main PS&lt;br /&gt;Beri masukan untuk bermain, hobi, dan berekreasi yang sehat&lt;br /&gt;Kurangi paksaan untuk mengikuti sekolah, kursus, les di luar jam sekolah&lt;br /&gt;Tumbuhkan minat baca di dalam diri anak.&lt;br /&gt;Beri support untuk mengerjakan PR; tapi PR adalah tanggung jawab anak.&lt;br /&gt;Doronglah agar anak selalu pergi ke sekolah.&lt;br /&gt;Jika anak mengadu tentang guru dan temannya, cek dulu kebenarannya.&lt;br /&gt;Pertimbangkan yang matang untuk ikut bimbel/les&lt;br /&gt; Pertimbangkan dengan baik tentang "kematangan anak TK yang mau masuk SD, karena dapat mempengaruhi kemajuan anak di sekolah SD selanjutnya.&lt;br /&gt;·        Relasi langsung dari Orang Tua murid dengan Guru, Kepala Sekolah, (Selain Lewat Komite Sekolah)&lt;br /&gt;Hubungan baik, interest, dan support dari orang tua&lt;br /&gt;Komunikasi secara rutin dengan wali kelas mengenai : perilaku, kemajuan, atau problem anaknya sendiri.&lt;br /&gt;Adakan "Home Visit" dari wali kelas ke murid&lt;br /&gt;Pertemuan regular antara guru-guru dan semua OT-murid untuk membahas program belajar sekolah dan untuk mengevaluasi prosesnya.&lt;br /&gt;Adakan acara "open house" untuk OT (pentas seni budaya, agama, olah raga bersama, dll)&lt;br /&gt;Beri kesempatan buat OT untuk berpartisipasi/bantu sekolah di kegiatan-kegiatan tertentu: missal, Bantu kelompok anak dengan kesulitan belajar, reading programme/perpustakaan, kegiatan ekskul, membantu TU, administrasi sekolah.&lt;br /&gt;Ini semua adalah pemaparan yang disampaikan oleh Mr.Une dengan sedikit kesulitan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, tapi kita dapat sangat jelas menangkap filosofi dan ilmu yang diberikan olehnya. Maka secara tulus ikhlas dan dengan kerendahan hati saya pun menyalami dan mengucapkan terima kasih kepada beliau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-7659134798218610321?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/7659134798218610321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=7659134798218610321' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7659134798218610321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7659134798218610321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/11/jakarta-teacher-club-xii.html' title='Jakarta Teacher Club XII'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-5303399840179532925</id><published>2008-07-08T08:52:00.002-07:00</published><updated>2008-07-08T08:56:33.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan'/><title type='text'>Liburan Kenaikan Kelas Anaku</title><content type='html'>Alhamdulilah anakku Naufal naik ke kelas 3 dengan nilai yang baik dan memuaskan,,,,maka liburanpun diisi dengan jalan-jalan di kota kelahiranku, Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari Jakarta sekitar jam 05.45 Wib langsung menuju  Purwokerto lewat jalur utara. Berangkat berenam yaitu Aku, Naufal (anaku), Esti (istri), Evan (Adik ipar), Nani (istri Evan), dan Mertua perempuan. Naik mobil Suzuki APV Arena tahun 2008, terasa sesak juga, karena bangku terisi semua. Aku di depan bersama Evan yang jadi Pak Sopir, Istri, Nani, dan Ibu di bangku tengah, sedangkan Naufal anaku di bangku belakang. Dua bangku digulung ke depan untuk tempat barang-barang dan pakaian ganti selama di Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti beberapa kali untuk sekedar buang air kecil dan di bribes untuk membeli telor asin langganan mertua. Sampai di Purwokerto kurang lebih jam 14.00. Kami istirahat makan siang dulu di Rumah Makan Nusantara masakan Padang di sebelah SMA 4 Purwokerto. Dulu tahun 86, waktu aku masih sekolah di Pwt, rumah makan ini jelas belum ada. Wah sekarang rumah makan segede rumah makan padang sederhana di Jakarta ternyata sudah ada di Purwokerto. Masakannya pun tidak jauh berbeda dengan masakan restoran padang sederhana yang ada di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, kami langsung menuju rumah yang baru akan diresmikan penggunaannya pada malam harinya. Rumah yang merupakan Town House dengan luas tanah 220 m2  ini terletak di Jl. Moh. Besar Purwokerto Utara, tepatnya di depan SD Kuthasari 3, sekitar 300 m dari kolam renang Langen Tirto. Hawa sejuk langsung terasa. Air yang mengalir di selokan samping rumah juga sangat jernih, sama seperti air pegunungan yang diangkut dengan mobil tangki untuk air isi ulang di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kolam renang langen tirto tidak pernah kehabisan air, karena airnya berasal dari curahan yang mengalir mungkin dari Gunung Slamet. Beda dengan kolam renang salah satu teman di Paguyuban Jateng yang ada di kawasan Pondok Indah. Kolam renangnya terpaksa diisi dengan air mineral isi ulang (mobil tanki air pegunungan) karena tidak mendapatkan air yang jernih di Jakarta ini. Terpaksa harus membeli air beberapa tanki dari kawasan bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam harinya, acara peresmian, atau tepatnya selamatan menempati rumah baru. Tahlilan dipimpin oleh Kyai setempat dan diikuti oleh para tetangga dan juga para kuli bangunan yang masih menyelesaikan proyek Town House yang ada. Hadir juga Bapak Dullah dan istri (Kamaba senior yang sekarang sudah menetap di Pwt), juga Bapak Kolonel (Purn) Kusmandar, anggota Kamaba Senior yang juga mantan anggota DPRD DKI dan sempat akan mencalonkan diri menjadi Bupati Banyumas tapi urung dilakukan. Sekarang juga menetap di Purwokerto, walaupun masih ada rumah juga di Jakarta.&lt;br /&gt;Rupanya memang ada trend di kalangan orang Banyumasan yang lebih senang kembali ke kota asalnya ini ketika memasuki masa pensiun. Tidak mengherankan bila ada yang menyebut Purwokerto sebagai kota pensiunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis paginya kami ke tempat saudara yang baru saja kesripahan ditinggal ibunya, di sekitar pasar wage, kemudian ke rawalo ke rumah kakak, Mamak, dan keponakanku yang di Margasana.&lt;br /&gt;Selanjutnya setiap pagi molai hari Jum’at, anaku ketagihan untuk berenang di kolam renang Langen Tirto. Jum’at, Sabtu, dan Minggu. Pagi-pagi, sekalian mandi pagi lah,,,&lt;br /&gt;Aku ya mau ngga mau mesthi ikut nemanin anaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat sore menuju lokasi wisata Baturraden. Sempat makan sate ayam, mendoan, dan minum susu sapi segar yang hangat di pinggiran air terjun. Ada juga yang makan pecel dan jagung baker. Semua makanan enak-enak, dan harganya relatif murah. Apalagi mendoannya wah,,,kayanya nggak ada duanya deh. Gurih, mirasa, dan tentu saja hangat. Lebih pas lagi karena minumnya susu murni yang segar dan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya makanan lain yang sempat dicobain adalah keong yang berkuah di Jl.Kauman Lama Purwokerto, tepat di depan kantor PCNU Purwokerto. Tidak ketinggalan Soto Jasim Jatilawang, dan yang baru adalah Sroto Bu Rasmudi di Jl.Sela Kambang Purbalingga. Tepatnya di depan tugu, di seberang Kodim Purbalingga. Srotonya benar-benar segar, sehingga habis sampai tetes terakhir (kaya semboyan es teller 77 aja) Dagingnya banyak, ukuran mangkoknya jumbo, wuih,,,menggeh-menggeh, ora wani nambah mbok kewaregen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada pecel yang memang enak. Rebusannya benar-benar lunak sehingga nggak ada sayuran yang ngganjel di lidah. Bumbunya ngga pedas tapi buket dan manis. Pecel kayanya ada di mana-mana. Di samping di lokawisata Baturaden, saya juga beli yang di halaman kolam renang Langen Tirto dan juga kali lain yang di seberang jalan di depan kolam renang. Semuanya enak dengan harga sangat terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pagi sekitar jam 10.00 wib kami meninggalkan Kuthasari menuju Jakarta. Sampai di Jakarta sekitar pukul 21.30 Wib. Untuk sementara, rumah Kuthasari ditungguin orang. Rumah itu akan digunakan jika kami kembali ke Purwokerto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-5303399840179532925?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/5303399840179532925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=5303399840179532925' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5303399840179532925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5303399840179532925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/07/liburan-kenaikan-kelas-anaku.html' title='Liburan Kenaikan Kelas Anaku'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-836483745075130224</id><published>2008-06-22T21:17:00.002-07:00</published><updated>2008-06-22T21:29:10.067-07:00</updated><title type='text'>Silaturrahmi Paguyuban Jateng Berlangsung Meriah</title><content type='html'>Meskipun hujan deras di hampir seluruh Jakarta pada hari Sabtu (14/6) kemarin, dan masih tetap rintik-rintik sampai sesudah adzan maghrib, namun tidak menyurutkan para penggemar wayang untuk berduyun-duyun mendatangi tempat acara di halaman RRI Jakarta, semalam. Sekitar seribu orang memadati area pertunjukan. Seluruh kursi yang disediakan panitia berjumlah 600 kursi penuh. Selebihnya duduk-duduk lesehan di sisi kiri (teras Gedung RRI Jakarta), sebagiannya lagi berdiri di belakang kursi-kursi tamu dan di luar pagar di pinggir Jl. Merdeka Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampak hadir Pembina Paguyuban Jateng, Jenderal (Purn) Wiranto, Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Mantan Kapuspen Kejagung R. J. Soehandoyo, Mantan Ketua Umum Paguyuban Jateng yang Juga mantan Wagub DKI Jakarta H.RS Museno, Pengurus Paguyuban Jawa Tengah, Pengurus Paguyuban Kota/Kabupaten se Jateng, dan masyarakat asal Jateng di Jabodetabek. Sementara Para kandidat Cagub dan Cawagub Jateng, termasuk Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo tidak bisa hadir karena kesibukannya di Jawa Tengah. Namun beberapa diantaranya mengirimkan tim suksesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara disiarkan langsung oleh RRI Jakarta pada pukul 20.30 Wib. Diawali dengan panembromo oleh Ibu-Ibu dari Paguyuban Jateng, laporan ketua panitia oleh Kolonel (Purn) Sutjipto, SH, sambutan dari Direktur RRI Jakarta (diwakilkan), sambutan Ketua Umum Paguyuban Jateng Letjen (Purn) Bibit Waluyo yang diwakili oleh Koordinator Para Ketua, Sutrisman, dan sambutan Pambina oleh Letjen TNI (purn) Wiranto. Penyerahan wayang lakon Wisanggeni dilakukan oleh Letjen (Purn) Sutiyoso. Ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Bekasi yang asli mBanyumas (Jenengane kelalen lah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Wiranto menyinggung tentang perjuangan bangsa Indonesia di masa penjajahan. Sampai pada akhirnya lahir organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 yang membangkitkan kesadaran kepada rakyat Indonesia untuk berjuang melalui meja perundingan atau secara politik. Dia menyontohkan bagaimana Tiga Serangkai dr. Soetomo. Dr. Wahidin Sudirohusodo, dan dr. Cipto Mangunkusumo yang telah berhasil membangkitkan kesadaran pemuda/bangsa Indonesia untuk berjuang melawan penjajah bukan hanya dengan perjuangan fisik, tapi juga di meja perundingan. Pada saat itu, kata Wiranto apabila semua orang Indonesia bersama-sama idu/meludah, maka penjajah akan tenggelam. Ini tentu bukan dalam arti yang sebenarnya. Ini bermakna apabila seluruh rakyat bahu membahu bergotong royong berjuang melawan penjajah, maka akhirnya kemenangan akan diperoleh. Dan ternyata memang demikian adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum penampilan Ki Purbo Asmoro memang bagus, apalagi ditambah dengan bintang tamu sinden bule Kessy dan sepasang sinden asal mBanyumas yang gokil dan kocak yaitu Nyi Wainten dan Nyi Yani. Maka pertunjukanpun penuh dengan gelak tawa.&lt;br /&gt;Ditambah dengan tampilnya Wiranto yang diajak ke panggung oleh Ki Dalang. Tidak menyangka, Wiranto ternyata sangat piawai nembang lagu-lagu jawa yang langsung diiringi dengan gending oleh pradangga dari RRI Jakarta. Bahkan ketika diberikan kesempatan yang ke dua kalinya oleh Ki Dalang, disambut dengan memberikan petuah/pesan kepada para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang akan berlaga pada 22 Juni 2008, siapapun yang jadi/menang, maka Wiranto berpesan bahwa jabatan itu adalah amanah dan anugerah dari Allah SWT. Oleh karena itu, janganlah jabatan dijadikan sarana untuk mencari kesenangan pribadi ataupun golongannya. Kemudian Wiranto-pun nembang yang berisi pesan dari Pangeran Sambernyowo (Amangkurat) kepada para cagub dan cawagub Jateng. Acara disiarkan langsung oleh RRI ke seluruh Indonesia, sehingga mudah-mudahan sampai ke telinga para Cagub dan Cawagub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penitia, aku tentu menyambut kehadiran para tamu undangan, termasuk Bapak Wiranto dan Bapak Sutiyoso. Juga sempat berbincang dengan Bapak Suhandoyo, mantan Kapuspenkum Kejagung yang wajahnya sering kelihatan di televisi itu. Kebetulan beliau datangnya agak telat, sehingga luput dari perhatian panitia yang lain. Akupun menyambutnya dan mengajak ngobrol dan mempersilahkan beliau untuk duduk di barisan depan.&lt;br /&gt;Hampir semua makanan yang dijajakan di tenda yang disediakan panitia aku cicipi. Bersama-sama dengan panitia yang lain, dan juga Kang Eko Bawor dan Kang Kuswandi Bakmi Margonda. Diantaranya mendoan, wedang jahe, soto Gombong, dan Nasi bebek kremes yang uenak tenan. Seperti biasa, sekitar jam 02.00 akupun bersama dengan Kang Eko Bawor dan Kang Kuswandi Bakmi Margondapun pamitan dan meninggalkan tempat acara yang masih penuh dengan penonton.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-836483745075130224?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://alirahmat.multiply.com/photos/album/18/Silaturrahmi_Paguyuban_Jateng' title='Silaturrahmi Paguyuban Jateng Berlangsung Meriah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/836483745075130224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=836483745075130224' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/836483745075130224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/836483745075130224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/06/silaturrahmi-paguyuban-jateng.html' title='Silaturrahmi Paguyuban Jateng Berlangsung Meriah'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-2067618890712125404</id><published>2008-06-10T20:02:00.003-07:00</published><updated>2008-06-10T21:09:03.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengenalan Potensi Kab. Banjarnegara'/><title type='text'>Legenda Candi Dieng</title><content type='html'>Alkisah, sebuah pengembaraan Candra Gupta Sandipala beserta Brahmana dan pengikut-pengikutnya di Wilayah Banjarnegara. Sampailah mereka di sebuah lereng yang bernama Dieng. Mereka disambut baik oleh Akuwu/Tetua dan masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan baikpun terjalin semakin erat karena persamaan visi dan misi dalam penyebaran agama Hindu. Eratnya hubungan ini ditandai oleh pernikahan Candra Gupta Sandipala dengan Maha Tantri Nurisia, putri dari Akuwu/Tetua Lereng Dieng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasana dan kebersamaan menguatkan perkembangan sosial ekonomi, politik, dan budaya pada waktu itu, hingga tercetuslah satu ide untuk mewujudkan satu tempat sebagai sarana peribadatan agama Hindu yaitu Candi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merencanakan tanpa melupakan tiga unsur penting seperti air, api, dan udara, mereka lalu mulai menebang hutan/babat alas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai rintangan dihadapi. Gangguan makhluk jin maupun gangguan fisik yang lain silih berganti. Hingga pada akhirnya berdirilah Candi Dieng nan megah, perkasa, elok nan indah bak nirwana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Drama Tari yang dipentaskan di area "Ojo Dumeh" di Anjungan Jawa Tengah TMII semalam (7/6). Hadir Gubernur Jawa Tengah Ali Mifidz, Bupati Banjarnegara Djasri, Duta Besar Negara sahabat, Ketua Umum Serulingmas Pusat Dr.Ir.Yuwono Kolopaking, Mantan Ketua Umum Paguyuban Jateng HRS Museno, Pengurus Paguyuban Jawa Tengah, dan masyarakat Banjarnegara di Jakarta dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut undangan yang "Banyumascyber " terima, para tamu undangan dimohon hadir 15 menit sebelum pukul 19.00 Wib. "Banyumascyber " sendiri hadir sekitar pukul 19.15 Wib. Disambut beberapa panitia yang menggunakan seragam batik Menjangan khas Banjarnegara, mengisi buku tamu, dan menerima souvenir yang ditempatkan di tas bergambar Pesona Wisata Kabupaten Banjarnegara atas nama Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara. Tas dari kertas bergambar Bupati Banjar sedang naik perahu karet Arung Jeram di Sungai Serayu dan Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas dengan warna dasar merah dan hitam ini nampak indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tas sauvenir diantaranya berisi teko teh poci kecil dengan satu gelas yang terbuat dari tanah liat hasil kerajinan Klampok, Satu botol besar Sirup Salak "Azizah" dari kecamatan Madukara, Lempok/Jenang dari Salak Banjar, Gula Aren, makanan kecil dan peta pariwisata Banjar dengan judul Discover The Enchanting Tourism of Banjarnegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk ke area Anjungan Jawa Tengah, undangan langsung dibelokan oleh panitia yang jumlahnya sangat banyak itu ke tempat makan malam di sebelah kiri depan Anjungan. Makanan yang disajikan diantaranya Sate ayam Banjar, Soto Banjar, dan Dawet Ayu Banjarnegara. Ada juga prasmanan dengan menu utama ayam goreng bumbu asem manis, sop daging dan tetelan sapi, dan makanan penutup berupa aneka buah dan puding. Setelah itu, undangan di arahkan untuk memasuki area "Ojo Dumeh" yaitu sebuah arena di depan sebelah kanan pendopo Anjungan Jawa Tengah yang di dinding belakang panggung pertunjukannya terdapat tulisan jawa "Ojo Dumeh". Kursi tamu di depan dan dibelakangnya yang berupa bangku beton berundak-undak nampak penuh. Baik di depan panggung maupun di sisi kanan panggung. Jumlah pengunjung diperkirakan 750 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di pendopo anjungan juga terdapat kursi-kursi yang mengelilingi meja bulat berbalut kain berwarna putih dikelilingi oleh AC outdoor yang cukup besar di setiap pojok tempat para tamu undangan VIP makan. Berbagai macam makanan nampak berderet di sekililing pendopo anjungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jalannya Acara&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara diawali dengan penampilan tari Gambyong Banyumasan yang dibawakan oleh 9 gadis berparas manis memakai kemben dengan kain batik dan selendang berwarna kuning serta rok di dalam balutan kain yang berwarna senada. Diiringi dengan gending dan nyanyian waranggana yang ada di sebelah kanan undangan. Lampu sorot warna warni nampak menambah indahnya suasan panggung dengan latar belakang tanaman-tanaman berwarna hijau..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sambutan Bupati Banjarnegara Djasri. Dalam sambutannya, Bupati yang perawakannya tinggi besar ini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ali Mufidz yang telah menunjuk Kabupaten Banjarnegara mewakili Propinsi Jateng menampilkan potensi wilayahnya di Jakarta. Djasri juga mengenalkan beberapa pariwisata Banjarnegara seperti Candi Dieng, Arung Jeram, Sumur Jalatunda, Telaga Balekambang, Air Terjun Sirawe, Curug Pitu, dan lain-lainnya. Djasri juga membanggakan warganya yang berhasil memperoleh kejuaraan di tingkat dunia seperti pencak silat dan tinju. " Cris John, jago pukul di ring itu juga dari Banjar lho" begitu promosinya. Spontan disambut tepuk tangan para hadirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufidz. Dalam sambutannya Gubernur Jawa Tengah yang sebentar lagi meninggalkan jabatannya itu mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banjar dan Pemda Banjar yang telah menampilkan potensi Kabupaten Banjar/Jateng dengan sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, ditampilkan tari Aplang yang dibawakan oleh penari pria dan wanita yang memakai sandal bakyak dari kayu. Diiringi genjringan dengan bas kendang disertai nyanyian puji-pujian terhadap kanjeng Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu adalah penampilan dramatari "legenda Candi Dieng" dan penyerahan Cinderamata kepada para Duta Besar oleh Gubernur Jawa Tengah. Juga penyerahan Cinderamata kepada General Manager Taman Mini Indonesia Indah. Acara berakhir sekitar pukul 21.30 Wib. Polantas pun sibuk mengatur lalu lintas yang macet di sekitar lampu merah TMII. Beberapa mobil nampak berplat nomor H (Semarang) dan RD (Banjarnegara) keluar dari TMII.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-2067618890712125404?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/2067618890712125404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=2067618890712125404' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2067618890712125404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2067618890712125404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2008/06/legenda-candi-dieng.html' title='Legenda Candi Dieng'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-792528589987642549</id><published>2007-12-24T01:39:00.000-07:00</published><updated>2007-12-24T01:56:33.086-07:00</updated><title type='text'>Idul Adha 1428 H</title><content type='html'>Allaahuakbar Allaahuakbar Allaahuakbar. Laaailaahaillallaahu Allaahu Akbar. Alloohuakbar walillaahilham,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, Lebaran Idul Adha tahun 2007 ini aku ikut Sholat Ied di Masjid lingkungan tempat tinggalku di daerah Kemayoran, yaitu Masjid Ass Syura. Ini asli Masjid yang masih memegang tradisi lama,ya,,,Masjidnya orang NU. Tahun-tahun sebelumnya aku Shalat Idul Adha di Masjid dekat rumah mertuaku di kawasan Plumpang. Yaitu Masjid As Sholihin. Yang ini Masjidnya aliran lain, yang imamnya baca suratnya puanjang puanjang sampai berdirinya cengklungen,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyembelihan hewan Qurban di sekolahanku dulaksanakan pada hari Sabtu, aku jadi MC dan bagian pemanggilan. Sebelum dhuhur, urusan beres. Semua kebagian daging sapi kurang lebih 2 kg.Lumayan buat dimasak di rumah. Kalau dikasihnya daging kambing, bisa-bisa aku gak ikut makan. Soalnya lagi ngindarin makan daging kambing. Supaya asam uratnya terkendali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-792528589987642549?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/792528589987642549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=792528589987642549' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/792528589987642549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/792528589987642549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/12/idul-adha-1428-h.html' title='Idul Adha 1428 H'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-5822082197779543652</id><published>2007-09-27T21:48:00.000-07:00</published><updated>2007-09-27T21:51:47.757-07:00</updated><title type='text'>Buka Puasa Serulingmas Pusat</title><content type='html'>Buka Puasa Serulingmas Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka Puasa dan kangen-kangenan Serulingmas (Seruan Eling Banyumas) Pusat berlangsung di sebuah rumah milik pengusaha asal Banyumas Wisnu Suhardono di Jl.Jenggala II Kebayoran Baru semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampak Hadir Ketua Umum Serulingmas Pusat Dr.Yuwono Kolopaking, Mantan Menkop Subiako Tjakrawerdaya, Pesinetron Pangky Soewito dan istrinya Bintang Film era 70 an Yaty Oktavia, Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Wik Jatmika, para pengurus Serulingmas Pusat, Pengurus KKB, serta perwakilan dari Komunetmas yaitu Fahmi Nahdi, Eko Carub Bawor, dan tentu saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertindak selaku penceramah dengan tema Pulang Kampung Untuk Mengentaskan Kemiskinan Prof Dr. Haryono Suyono, mantan Menko Kesra dan Kepala BKKBN Pusat.&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya yang diselingi dengan humor-humor segar, Haryono Suyono mengajak kepada Warga Banyumasan yang ada di perantauan untuk peduli terhadap tanah kelahirannya dan berusaha untuk meningkatkan taraf hidup/mengentaskan kemiskinan warga Banyumasan. Contoh yang dikemukakan adalah dengan membentuk pos-pos semacam Posyandu yang berisi orang-orang yang bisa menggerakan masyarakat supaya bisa meningkat ekonominya. Misalnya dengan cara menyertifikatkan tanahnya untuk kemudian dijadikan agunan kredit ke Bank sehingga bisa berusaha atau berwiraswasta. Misalnya orang yang jualan ayam dengan modal terbatas akan lebih bagus lagi kalau modalnya ditambah sehingga ayam yang dijualnya tambah banyak dan bisa menjadi juragan ayam. Begitulah kira-kira konsepnya Pak Haryono Suyono ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai Shalat Maghrib, penulis dan beberapa pengurus KKB meluncur ke Jl.Anggrek II Depok ,melayat salah satu aktivis Banyumasan yang berprofesi sebagai wartawan yaitu Bapak Yatim Kelana. Ina lillahi wa ina ilaihi raji’un. Semoga arwahnya dierima di sisi Allah SWT. Dan keluarganya diberikan kesabaran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-5822082197779543652?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/5822082197779543652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=5822082197779543652' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5822082197779543652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5822082197779543652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/09/buka-puasa-serulingmas-pusat.html' title='Buka Puasa Serulingmas Pusat'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-7644117367969058987</id><published>2007-09-18T22:24:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T22:25:41.052-07:00</updated><title type='text'>Buka Puasa Di Rumah Pak Bibit Waluyo</title><content type='html'>Tepat jam 16.45 aku nyampe di Rumah Pak Bibit Waluyo di komplek Perwira Tinggi, Cijantung II. Meskipun rumahnya nampak baru, tapi nuansa kesederhanaan tetap ada di dalam rumah itu. Ya, sederhana untuk ukuran seorang TNI yang sudah berpangkat Letjen dan pernah menjabat sebagai Pangdam IV Diponegoro dan Pangdam Jaya serta Pangkostrad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Bibit yang baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah memang sangat bersahaja dan sederhana. Sikapnyapun baik sekali, tidak membeda-bedakan orang.&lt;br /&gt;Ketika saya menjabat tangannya dan minta maaf karena waktu datang saya belum sempat menyalaminya, Beliau menjabat tangan saya erat sekali bahkan sampai tangan kirinya menepuk-nepuk punggung tangan saya. Ya benar-benar di luar dugaan saya. Betapa beliau adalah seorang Jendral, tapi sikapnya sangat bersahaja. Beliau sangat ramah dan berusaha dekat dengan semua tamunya yang hadir pada malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka puasa dengan menu catering yang lumayan enak, apalagi ada nasi Jawa yang terdiri dari nasi putih, sayur lodeh tempe dan tahu, daging goreng srundeng, dan daging sapi, serta rempeyek kacang dan urab, wah serasa makan di rumah sendiri di kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga Siomay, catering lengkap, buah, kue-kue, minuman juice jambu, puding dan lain lain. Kelihatannya masih banyak makanan yang tersisa karena undangan yang dating “hanya” sekitar 30 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengejutkan, setelah puas berbuka puasa, Pak Bibit berpidato yang intinya Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu tidak usah melanjutkan acara dengan Shalat Taraweh, silahkan shalat taraweh di rumah masing-masing. Karena mengingat suasana agak memanas sehubungan dengan pembentukan struktur kepengurusan oleh formatur. Kelihatannya ada kubu yang ingin memasukkan orang-orangnya sebanyak mungkin untuk jadi pengurus paguyuban.&lt;br /&gt;Begito loh,,,,Inilah Indonesia sekarang. Baru pengurus Paguyuban saja rebutan. Bagaimana pengurus parta politik? Waaah,,,,kayanya seru banget kali ya,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Pak Bibit memang bijaksana. Daripada shalat taraweh dengan perasaan yang ndongkol dan pikiran ngga karu-karuan di situ, mending semuanya disuruh pulang dan taraweh di rumah masing-masing. Tentara dilawan! Begitu kira-kira Pak Bibit ngebatin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-7644117367969058987?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/7644117367969058987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=7644117367969058987' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7644117367969058987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7644117367969058987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/09/buka-puasa-di-rumah-pak-bibit-waluyo.html' title='Buka Puasa Di Rumah Pak Bibit Waluyo'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-6943484414814564820</id><published>2007-09-12T08:03:00.000-07:00</published><updated>2007-09-12T08:15:06.026-07:00</updated><title type='text'>Bibit Waluyo Terpilih Menjadi  Ketua Paguyuban Jawa Tengah</title><content type='html'>Mubes III Paguyuban Jawa Tengah Jabotabek yang dilaksanakan pada hari Minggu, 9 September 2007  di hotel Sahid  Jakarta Pusat berlangsung sukses.  Letjen  TNI (Purn) Bibit Waluyo, mantan Pangdam Jaya dan Pangkostrad berhasil terpilih menjadi Ketua Umum Paguyuban sekaligus sebagai ketua formatur. Bibit bersaing ketat dengan  Drs.H Sumaryoto, anggota DPR dari Fraksi PDIP yang berasal dari Wonogiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam persaingan yang sangat ketat dan dihadiri oleh sekitar 200 peserta/utusan dari 27 pengurus paguyuban Kabupaten/kota se Jawa Tengah tersebut, Bibit mengumpulkan 13 suara, sementara Sumaryoto 12 suara dan 2 suara dinyatakan tidak sah. Dalam pemilihan Ketua formatur/ketua umum ini, one delegation one vote. Satu kabupaten, satu suara. Sebelum dilakukan pemilihan, dua kandidat menyampaikan visi/misi di depan peserta sidang. Pemilihan Ketua Umum dilaksanakan pada sidang Pleno ke III yang dilaksanakan pada sore hari dan dilanjutkan setelah istirahat untuk melaksanakan shalat Maghrib. Rencana Mubes hanya sampai pukul 17.00 WIB ternyata molor sampai sekitar pukul 20.30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemilihan Ketua Umum selesai, kedua kandidat baik yang menang maupun yang kalah, berjanji di hadapan peserta Mubes akan saling membantu dan bahu-membahu dalam mengurus organisasi. H. Sumaryoto ditempatkan sebagai Wakil Ketua Umum.&lt;br /&gt;Pengurus Paguyuban  secara lengkap akan disusun oleh ketua Umum/ketua formatur dibantu oleh 7 formatur lainnya yang mewakili Pembina, pengurus lama, dan utusan Karesidenan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibuka Sekda Jateng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubes III Paguyuban Jawa Tengah Jabodetabek ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Marjiono, SH mewakili Gubernur Jawa Tengah.&lt;br /&gt;Pembukaan MUBES dihadiri juga oleh Ketua Dewan Pembina Paguyuban Jateng Sukamdani Sahid Gitosarjono dan para sesepuh/tokoh dari Jawa Tengah diantaranya  Jendral TNI (Purn) Wiranto,  Ibu Soeparjo Roestam, dan mantan Kapolri Jendral (Purn) Rusdiharjo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pembukaan, dilanjutkan acara foto bersama antara para tokoh yang hadir dengan pengurus paguyuban dan panitia pelaksana Mubes. Setelah itu coffe break dan dilanjutkan dengan sidang pleno I yang berisi pengesahan tata tertib Sidang Pleno Mubes serta pemilihan ketua dan sekretaris sidang pleno, laporan pertanggung-jawaban pengurus PJT 2000-2007 oleh ketua umum,  pandangan umum terhadap laporan pertanggung-jawaban PJT 2000-2007, serta pembentukan komisi-komisi yang meliputi Komisi Pertanggung Jawaban Pengurus periode 2000-2007, Program Kerja Umum Periode 2007-2012, AD/ART, serta komisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi (APBO).&lt;br /&gt;Pukul 13.00 istirahat shalat dhuhur serta makan siang. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang komisi-komisi di empat ruangan berbeda. Setelah selesai dilanjutkan dengan sidang Pleno ke II berupa laporan para ketua komisi, tanggapan hasil sidang-sidang komisi oleh peserta Mubes serta keputusan sidang pleno II untuk menerima/menolak laporan pertanggungjawaban pengurus paguyuban Jateng 2000-2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Hiburan Juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun pelaksanaan sidang sempat memanas dan diwarnai dengan perdebatan layaknya kongres partai politik, namun suasana tetap terkendali. Bahkan masih sempat diselingi dengan hiburan organ tunggal yang dipimpin oleh Leles dari TVRI Pusat Jakarta. Beberapa peserta Mubes juga sempat menyumbangkan suara emasnya. Suasana Mubes juga sempat ger-geran dengan spontanitas banyolannya Iparto Gombong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di akhir acara, dilakukan serah terima jabatan ketua paguyuban dari Ketua Umum lama H.RS Museno kepada Bibit Waluyo dengan penandatanganan berita acara dan serah terima pataka berlogo Jawa Tengah yang dibawa oleh tiga bodygard dari Wonogiri, Banyumas, dan Purworejo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bodygard itu adalah saya sendiri. (he,,he,,he,,ngguyu dewek)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-6943484414814564820?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/6943484414814564820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=6943484414814564820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6943484414814564820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/6943484414814564820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/09/bibit-waluyo-terpilih-menjadi-ketua.html' title='Bibit Waluyo Terpilih Menjadi  Ketua Paguyuban Jawa Tengah'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-5920445677094793304</id><published>2007-08-28T20:08:00.001-07:00</published><updated>2007-08-28T20:11:16.779-07:00</updated><title type='text'>Mubes ke III Paguyuban Jawa Tengah</title><content type='html'>Mubes ke III Paguyuban Jawa Tengah di Jakarta akan dilaksanakan pada hari Minggu, 9 September 2007 di Hotel Sahid Jakarta. Demikian hasil rapat Panitia Pelaksana yang dihadiri oleh Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah  Bapak H.RS Museno, SH  di Restoran Handayani,Matraman, Jakarta Timur, semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertindak selaku Ketua Panitia Pengarah (SC) adalah Dr.H.Yasir Alwi,MBA,MM (Purworejo) dan Ketua Panitia Pelaksana  Ir. Bambang Purwohadi, Msi,MT (Tegal)&lt;br /&gt;Sementara Dewan Penasehat Panitia adalah : Ibu Soepardjo Rustam (Banyumas), Bapak Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo (Klaten), Bapak Mayjen TNI (Purn) H. Sudiono (Magelang), Bapak Dr. Yuwono Kolopaking (Banjarnegara) dan Bapak Drs. H. Sumaryoto (Wonogiri). Rapat Panitia dihadiri oleh sekitar 40 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubes ke III ini bertujuan untuk membahas AD/ART, Program Kerja, dan pemilihan Ketua Umum/Pengurus Masa Bakti 2007-20012. Mubes akan diikuti oleh utusan pengurus Paguyuban Jawa Tengah di Jakarta seperti Paguyuban Warga Wonogiri, Tegal, Banyumas, Purworejo, Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen, Rembang, Semarang, Magelang, Surakarta, Salatiga, Kendal, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Temanggung, Wonosobo, Yogyakarta, Pemalang dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini (29/8) Pukul 14.30 WIB, 8 orang panitia akan bertemu dengan pemilik Hotel Sahid yang juga anggota kehormatan Paguyuban Jawa Tengah, Bapak Sukamdani Sahid Gitosarjono. Rencananya,Mubes juga akan mengundang beberapa artis yang berasal dari wilayah Jawa Tengah dan juga Gubernur Jawa Tengah/Mendagri Bapak Mardiyanto, serta Gubernur DKI Jakarta Bapak Sutiyoso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inyong dewek melu dadi panitia bagian acak-icik alias bagian umum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-5920445677094793304?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/5920445677094793304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=5920445677094793304' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5920445677094793304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/5920445677094793304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/08/mubes-ke-iii-paguyuban-jawa-tengah.html' title='Mubes ke III Paguyuban Jawa Tengah'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-814133245259657143</id><published>2007-08-28T20:00:00.000-07:00</published><updated>2007-08-28T20:08:07.726-07:00</updated><title type='text'>Dua Dalang Banyumas Ramaikan HUT RI ke-62</title><content type='html'>Dalang perempuan siswi kelas X SMA Diponegoro 1 Rawamangun, Jakarta&lt;br /&gt;Timur, Anik Diah Anggraini ikut meramaikan acara Pagelaran Wayang&lt;br /&gt;Kulit dalam rangka memperingati HUT RI ke-62 dan syukuran&lt;br /&gt;keberhasilan pelaksanaan PILKADA DKI Jakarta. Siswi kelahiran&lt;br /&gt;Cilacap, 21 Agustus 1992 yang sebelumnya sekolah di TK Aisiyah 02&lt;br /&gt;Cilacap, SD Muhammadiyah 08 Cilacap, dan SMP Negeri 05 Cilacap ini&lt;br /&gt;mengawali acara Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang&lt;br /&gt;utama Ki Manteb Sudarsono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, seorang karyawan perguruan Diponegoro, Kuswan juga&lt;br /&gt;menampilkan kebolehannya mendalang. Pria kelahiran Banyumas, 19 Juni&lt;br /&gt;1966 ini adalah lulusan SD Sanggreman I dan SMP/SMA Diponegoro&lt;br /&gt;Rawamangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu tampil juga seorang dalang WNI asal Australia&lt;br /&gt;KRT Gaura Mancacaritadipura. Dalang bule ini membawakan lakon&lt;br /&gt;pucukan dengan lakon Fragmen Rama Tambak. Setelah itu barulah tampil&lt;br /&gt;dalang kondang H.Manteb Sudarsono dengan lakon Sesaji Raja Suya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang diadakan oleh Perguruan Diponegoro yang beralamat di Jl.&lt;br /&gt;Sunan Giri No.5 Rawamangun ini bertujuan untuk (1) Mencintai dan&lt;br /&gt;bangga sebagai Warga Negara Indonesia yang memiliki kebudayaan yang&lt;br /&gt;luhur, (2) Menyosialisasikan azas persatuan dan kesatuan NKRI, (3)&lt;br /&gt;Pendidikan informal melalui pagelaran wayang mencakup pengenalan&lt;br /&gt;budi pekerti luhur serta sifat-sifat buruk dalam kehidupan, (4)&lt;br /&gt;Menjaga kebudayaan khususnya pewayangan, dimana wayang telah&lt;br /&gt;dicanangkan sebagai hasil puncak budaya dunia oleh UNESCO&lt;br /&gt;(masterpiece of intangible heritage), (5) Mempromosikan kebudayaan,&lt;br /&gt;di mana terkandung kebijakan local (local wisdom) melalui lakon dan&lt;br /&gt;alur cerita yang disajikan, (6) Transfer kebudayaan dari generasi&lt;br /&gt;tua ke generasi muda; (7) Menggalang persatuan seluruh rakyat di&lt;br /&gt;daerah sekitar Perguruan Diponegoro, sehingga timbul tanggung jawab&lt;br /&gt;social pendidikan oleh sekolah terhadap masyarakat. Demikian&lt;br /&gt;dikatakan ketua panitia Prof. Dr. H. Arief Rachman, MPd dalam&lt;br /&gt;sambutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga&lt;br /&gt;Gubernur terpilih dalam Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu,&lt;br /&gt;Bapak H. Fauzi Bowo. Juga duta besar Negara sahabat. Acara yang&lt;br /&gt;dihadiri sekitar 1000-an orang tersebut berlangsung sampai pukul&lt;br /&gt;03.00 WIB sesuai dengan pesanan panitia kepada Ki Manteb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua sinden asal Banyumas juga meramaikan pagelaran wayang Ki Manteb&lt;br /&gt;ini, diantaranya adalah sinden Yani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sekilas info yang dapat kami sampaikan, kebetulan Inyong&lt;br /&gt;melu nonton nganti jam 03.00 esuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-814133245259657143?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/814133245259657143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=814133245259657143' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/814133245259657143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/814133245259657143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/08/dua-dalang-banyumas-ramaikan-hut-ri-ke.html' title='Dua Dalang Banyumas Ramaikan HUT RI ke-62'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-2457448394882327971</id><published>2007-07-17T23:39:00.001-07:00</published><updated>2007-07-18T00:01:04.719-07:00</updated><title type='text'>Ke Cipanas</title><content type='html'>Hari terakhir liburan kemarin, tepatnya hari Sabtu, tanggal 14 juli 2007 aku dan keluarga ke Cipanas. Aku, Istri, serta Naufal anakku. Acara ini adalah dalam rangka tour dari kantor istriku yang berada di daerah Mayestik. Asyik juga, tour bersama keluarga. Ini jarang-jarang aku lakukan,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menggunakan Bus HIBBA UTAMA AC, cukup nyaman. Hanya saja supirnya agak kasar nyetirnya, sehingga pindah prosnelingnya sering nyentak-nyentak dan mendahului kendaraan lain dari bahu jalan tol. Acara pertama ke Taman Safari. Acara ke Taman Safari ini sudah beberapa kali aku lakukan, sehingga tidak ada lagi yang menarik bagi saya. Naufal juga sudah beberapa kali ikut tour ke Taman Safari, tapi kelihatannya senang juga dia ngliat hewan-hewan penghuni TSI yang berkeliaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan siang di sana dengan menu SFC yaitu Safari Fried Chiken. Lumayan enak juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kembali diteruskan dan sampailah di Hotel Sangga Buana Cipanas, yang informasinya adalah kepunyaan dari YDD, Yayasan Danar Dana BNI, masih satu Group dengan tempat kerja istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem mingu diisi dengan makan malam yang diiringi dengan organ tunggal dengan 2 penyanyi wanita. Juga diselingi pembagian door prize yang dibagikan ke seluruh karyawan. Seperti biasa aku ikut juga larut dalam kegembiraan dan ikut berjoget ketika lagu dangdut dinyanyikan oleh salah seorang peserta tour. Wah asyik lah rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau di lingkungan rumah, atau di tempat-tempat umum kayanya joget di arena dangdut kayanya nggak mungkin aku lakukan, soalnya ya,,,,malu lah yaw,,,,&lt;br /&gt;Joged aku lakukan sebagai partisipasi dalam sebuah acara dan tentu dalam kalangan tertentu,,,,,gitu lho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya dilaksanakan berbagai lomba. Ada lomba merias laki-laki oleh pasangannya, lomba bakiak, dan pertunjukan badut dan sulap oleh Papacong. Untuk lomba ngrias, aku dan istri termasuk ikut di dalamnya. Dengan mata ditutup, istriku merias aku sekenanya,,,,,ya udah lipstik mleber ke mana-mana. Jadinya suasana lucu banget penuh dengan gelak tawa. Apalagi peserta yang lain pada lucu-lucu banget. Dengan dandanan layaknya perepuan, kami laki-laki disuruh berjalan seperti peragawati di depan tim juri. Malu juga sih,,,,,,tapi gimana lagi,,,demi partisipasi. Iya nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya, waduh, jalanan macet banget. Sehingga keluar dari hotel jam 1 siang, baru sampai di kantor jam 6 sore,,,,,,,tapi seneng dan puas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-2457448394882327971?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/2457448394882327971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=2457448394882327971' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2457448394882327971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/2457448394882327971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/07/ke-cipanas.html' title='Ke Cipanas'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-3446557941639999077</id><published>2007-06-19T01:04:00.000-07:00</published><updated>2007-06-19T01:23:42.879-07:00</updated><title type='text'>Ke Jogya Lagi</title><content type='html'>Sudah beberapa kali aku ke Jogya, tapi kayaknya nggak ada bosennya. Apalagi kalau jalannya ke sana ngga pakai bayar alias gratisan. Memang sih, banyak tanggung jawab yang harus dipikul, karena perginya ke sana tidak semata-mata untuk jalan-jalan, tapi juga njaga anak-anak yang sudah mulai ABG itu agar selamat sampai kembali ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya, anak SMP kan sudah cukup gede, mereka sudah bisa menjaga dirinya sendiri. Sehingga relatif gampang. Daripada kalau anak SD yang harus diawasi terus menerus 24 jam, atau anak SMA yang juga harus diawasi terus menerus karena mereka sudah remaja menjelang dewasa. Gawat kalau mereka dilepas begitu saja tanpa pengawasan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah begitulah. Kayaknya anak SMP lebih enak dan pas. Nggak terlalu mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan ke Jogya selama tiga hari dan dua malam nginep di hotel memang lumayan menguras tenaga. Tapi ya ada senangnya juga karena ikut melihat tempat-tempat wisata yang selama ini belum pernah dikunjungi ketika ke Jogya, misalnya Pantai Krakal dan Candi Ratu Boko. Sedangkan obyek-obyek wisata yang lainnya sudah pernah seperti Candi Borobudur, dan Keraton Ngayogyagarta Hadiningrat. Ketep pass juga merupkan Obyek wisata di Jogya yang baru aku kunjungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas belanja oleh-oleh di Bakpia Pathuk 25, Kemudian di Toko Batik dan Kerajinan Mirota di Jl. Malioboro, maka hari terakhir perjalanan adalah ke Keraton Yogya, ke Dagadu asli, dan ke ketep pass.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu bus langsung meluncur pulang ke Jakarta lewat semarang dan pantura. &lt;br /&gt;Perjalanan semalaman membuat mata ini ngantuk teruus,,,,sampai di Kampus Avicenna tepat jam 09.00 pagi hari Sabtu,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuih,,,cape,,,tapi ya senenglah,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-3446557941639999077?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/3446557941639999077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=3446557941639999077' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/3446557941639999077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/3446557941639999077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/06/ke-jogya-lagi.html' title='Ke Jogya Lagi'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-7682839289304431254</id><published>2007-06-06T19:51:00.000-07:00</published><updated>2007-06-06T19:56:22.907-07:00</updated><title type='text'>Setahun Berlalu</title><content type='html'>Tak terasa, setahun sudah berlalu. Lama nggak mbuka blog, apalagi meng up date. Yaah begitulah. Sampai-sampai hari ini mau meng update lupa username dan passwordnya. Kebiasaanku yang jelek memang kadang menyusahkan diriku sendiri. Nggak punya catatan yang baik dan tertata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya moga-moga mulai hari ini aku akan usahakan punya catatan yang baik dan tertata rapi. Moga-moga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-7682839289304431254?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/7682839289304431254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=7682839289304431254' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7682839289304431254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/7682839289304431254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2007/06/setahun-berlalu.html' title='Setahun Berlalu'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-115016654378032716</id><published>2006-06-12T19:09:00.000-07:00</published><updated>2006-06-12T20:02:39.443-07:00</updated><title type='text'>Pagelaran Wayang Kulit PANCADAN (Paguyuban Kanca Dolan Banyumasan)</title><content type='html'>&lt;blockquote id="4c9ddb3f"&gt;&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pagelaran Wayang Kulit Gagrag Banyumasan oleh Ki Dalang Sugino Siswocarito pada hari Sabtu, 10 Juni 2006 di Gelanggang Remaja Jakarta Timur berlangsung meriah dan sukses. Tidak kurang dari 2000 penonton memadati Gelanggang Olah Raga ini. Tampak hadir Pembina Pancadan Prof.Dr. Achmad Mubarok, MA , Wagub Fauzi Bowo yang mewakilkan kepada Kepala Sub Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Permuseuman DKI Jakarta Bapak Nyoman, Dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono beserta istri, Tokoh-tokoh Paguyuban Banyumasan seperti Bapak H.Masino, Msd, Bapak Drs.H Bambang Hirawan, dan Ketua Umum KKB Bapak Purbadi, SH. Juga hadir bintang sinetron Yuni Sulistyawati yang bertindak sebagai pembawa wayang yang diberikan kepada beberapa tokoh Banyumasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai pada pukul 19.00 penonton nampak sudah mulai berdatangan dan langsung membeli tiket yang dijaga oleh Indriyani, Misriyatun Munji, Nurhayati (Miss Milis), Budi, dan beberapa polisi. Kemudian berangsur-angsur dan secara bergelombang, nampak beberapa rombongan yang baru datang juga membeli karcis di tempat yang berada di sisi kanan pintu masuk GOR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 08.45 acara dimulai. Diawalii dengan pembacaan surat Al Fatiah oleh MC Bapak Dalimin kusir dokar Banyumasan Radio P 2 SC, dilanjutkan dengan Laporan Ketua Panitia oleh saya sendiri, kemudian Bapak Kuswandi selaku Ketua PANCADAN (Paguyuban Kanca Dolan Banyumasan), Bapak Drs. H. Bambang Hirawan selaku sesepuh PANCADAN, dan terakhir Bapak Nyoman yang mewakili Wagub Bapak H. Fauzi Bowo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan dari Ki Dalang Sugino lewat panitia kepada masing-masing Bapak Prof.Dr.Achmad Mubarok, MA yaitu wayang Bawor, kemudian Bapak Purbadi SH wayang Kresna, Bapak Drs. H. Bambang Hirawan wayang Semar, Bapak Jarwo wayang Prabu Bomantara, dan Bapak Kuswandi wayang Werkudara. Setelah itu dilanjutkan dengan penggalangan dana untuk korban gempa Yogya dan jateng diiringi dengan gending Tlutur (layon). Dan terakhir penyerahan tokoh lakon yaitu wayang Petruk kepada Ki Dalang Sugino Siswocarito oleh Bapak Nyoman yang mewakili Wagub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagelaran Wayang dengan lakon Petruk Duta berlangsung semarak. Pada saat Limbukan tampil pelawak Suliyah dan Glinding. Mereka cukup membuat penonton terpingkal-pingkal. Dan pada saat gara-gara tampil pelawak Ciblek dan Glinding. Kali ini pun bikin penonton tertawa meskipun tadinya ngantuk-ngantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tancep kayon pada pukul 04.30. Aku bersama Pak Kuswandi masih nunggu Pak Dalang diantar ke Purwokerto. Alhamdulilah pagelaran sukses, mudah-mudahan para penggemar dalang Gino juga puas. Dan yang penting, tidak melupakan pada masyarakat Yogya dan Jateng yang sedang terkena musibah. Hasil pengumpulan Dana disalurkan melalui Metro TV peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-115016654378032716?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/115016654378032716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=115016654378032716' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/115016654378032716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/115016654378032716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2006/06/pagelaran-wayang-kulit-pancadan.html' title='Pagelaran Wayang Kulit PANCADAN (Paguyuban Kanca Dolan Banyumasan)'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-114621111907562780</id><published>2006-04-28T00:41:00.000-07:00</published><updated>2006-04-28T00:59:40.706-07:00</updated><title type='text'>Peluncuran Situs Think.com dari Oracle</title><content type='html'>Peluncuran Situs Think.com dari PT Oracle Indonesia berlangsung meriah. Bertempat di ruang Ceria Hotel Shangrilla, acara dimulai pukul 10.00 dan berlangsung sampai pukul 12.00, dilanjutkan dengan makan siang bersama. Hadir pada acara ini Prof.Dr. Suyanto, Dirjen Dikdasmen, Cahyana Ahmadjayadi, Direktur Aptel Kominfo, dan Richard Mengko, staf ahli Menteri Negara Riset dan Teknologi. Juga nampak hadir ketua Yayasan Dian Ilmu Sekolah Lab School Cinere Bapak Dedi S. Panigoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai proyek percontohan, layanan ini telah dicoba di SMP/SMA Labschool Cinere, SMP Muhammadiyah Setia Budi, Pamulang, dan SD Avicenna Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Maka murid dari ketiga sekolah tersebut, diwakili oleh beberapa orang murid, hadir pada saat peluncuran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu, aku sempat ketemu dengan teman-teman lamaku ketika di Al Azhar Kemang, yaitu: Drs. Usep Kasman (sekarang Kepala BPH Yayasan Dian Ilmu). Drs. Acep Musliman MM (Wakil Kepala SMP Lab School Cinere) dan Pak Teguh (Kpala Sekolah Al Azhar di daerah Bogor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan sekolah baik negeri maupun swasta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-114621111907562780?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/114621111907562780/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=114621111907562780' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/114621111907562780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/114621111907562780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2006/04/peluncuran-situs-thinkcom-dari-oracle.html' title='Peluncuran Situs Think.com dari Oracle'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-113314554984359568</id><published>2005-11-27T19:33:00.000-07:00</published><updated>2005-11-27T19:39:10.140-07:00</updated><title type='text'>Yongky AFI, Yuni Sulistyawati, dan Lita Soewardi Jadi Bintang.</title><content type='html'>&lt;span style="color:#666666;"&gt;Yongki AFI, Yuni Sulistyawati, dan Lita Soewardi Jadi bintang dalamacara Halal Bi Halal Gabungan KAMABA senior, KAMABA Yunior, IMAM BSP,dan Pengurus HIPPMAS di kediaman Pembina HIPPMAS dan KKB, Bapak Drs.H.Bambang Hirawan di kawasan Jl.Cipinang Baru Raya, Jakarta Timur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Acara yang berlangsung sejak Pukul 11.00 sd kurang lebih pukul 15.00WIB pada hari Minggu, 27 November 2005 kemarin berlangsung dalamsuasana meriah penuh nostalgia. Nampak Hadir anggota KAMABA (KeluargaMahasiswa Banyumas) senior, Anggota KAMABA junior, dan para pengurusHIPPMAS serta pengurus IMAM BSP (Ikatan Mantan Murid Bruderan danSusteran Purwokerto). Hadir juga pemilik bus AJA dan ARIMBI yang jugaanggota IMAM BSP serta Kepala Bagian Informatika MABES POLRI BrigjenPol Mulyohadi. Dari Komunetmas hadir Kang Ali Syafrudin besertakeluarga serta Kang Ahadi Abdoel.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Yongky AFI yang sudah menyelesaikan dokternya di UGM itu membawa sertaIbunya yang mantan penyiar RRI Purwokerto dan kakak perempuannya yang juga dokter yaitu Mba Petty. Yuni Sulistyawati yang menjanda belum genap 2 bulan dan sering membintangi sinetron laga itu datang sendirian dan harus aku antar sendiri masuk ke dalam rumah Pak Bambang.Yuni memperkenalkan diri kepada para undangan yang sudah hadir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Acara langsung dibuka sendiri oleh Pak Bambang yang merasa bangga danberbahagia atas datangnya para undangan yang memang banyak diantaranyaadalah teman-teman lama Pak Bambang. Dilanjutkan makan hidangan SrotoSokaraja dan juga Bakmi Margonda yang khusus didatangkan untukmelayani makan siang pada acara itu.Acara diselingi dengan hiburan organ tunggal dengan penyanyi LitaSoewardi, Yuni Sulistyawati, Yongky AFI, Gatot alias Jhoni Iskandar,Mba Aan, dan Inyong dewek melu nyumbang nyanyi. Mereka mengajak juga hadirin untuk berjoged bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;Acara ditutup dengan lagu Kemesraan yang dinyanyikan bersama-sama olehPak Mulyohadi, Yuni Sulistyawati, Lita Soewardi, Mba Aan, Mas EkoBawor karo Inyong dewek.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-113314554984359568?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/113314554984359568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=113314554984359568' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/113314554984359568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/113314554984359568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/11/yongky-afi-yuni-sulistyawati-dan-lita.html' title='Yongky AFI, Yuni Sulistyawati, dan Lita Soewardi Jadi Bintang.'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-113253857123196675</id><published>2005-11-21T09:03:00.000-07:00</published><updated>2005-11-20T19:02:51.246-07:00</updated><title type='text'>Halal Bi halal 1426 H Serulingmas Berlangsung Sukses</title><content type='html'>&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Halal Bi halal Serulingmas (Seruan Eling Banyumasan) Jakarta berlangsung sukses dan sangat meriah. Acara yang dilangsungkan di Gedung Pewayangan Kautaman TMII itu berlangsung sejak jam 09.00 WIB sampai pukul 13.30 WIB. Tampak hadir Ketua Umum Serulingmas Pusat Dr.Ir.Kuntoro Mangkusubroto (Mantan Mentamben dan Ketua Badan Pelaksana Rekonstruksi Aceh), Wisnu Suhardono, SE (Pengurus dan Pengusaha Banyumas ), Dr. Amoroso Katamsi (Pengurus dan pemeran Pak Harto di film G 30 S PKI), Drs. Slamet Effendi Yusuf (Tokoh Banyumas dan Ketua Badan Kehormatan DPR), Pangky Soewito (Anggota HIPPMAS dan pemain sinetron), Lita Soewardi (Pengusus HIPPMAS dan pemain Sinetron) Yuni Sulistyawati (Anggota HIPPMAS dan pemain sinetron), Yongki AFI (Angota HIPPMAS dan penyanyi) serta pengurus Serulingmas lainnya serta para pengurus serta anggota paguyuban Banyumasan se Jabodetabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara hahal bi halal yang dilakukan setahun sekali oleh pengurus Serulingmas Pusat tersebut dihadiri oleh lebih dari 1000 orang. Jajanan khas Banyumas terdapat dalam deretan meja sepanjang lorong di luar gedung pertemuan, misalnya Sroto Sokaraja, Sroto Gombong, Kaos-kaos bertuliskan slogan  Banyumasan, dawet ayu Banjarnegara, mendoan, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dimeriahkan oleh hiburan Banyumasan calung dan lengger yang berada di luar gedung utama dan di panggung di hibur dengan organ tunggal, tarian dari Banjarnegara, lawak Ciblek lan Klowor, dan juga oleh Lita Soewardi, Yuni Sulistyawati, dan dr.Yongky AFI. Mereka bertiga bertrio menyanyi dan berjoget di panggung dan diikuti oleh beberapa tamu undangan di depan panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping acara hiburan tersebut, sebelumnya juga diisi dengan ceramah halal bi halal.&lt;br /&gt;Anggota Komunetmas yang hadir diantaranya Kang Fahmi Nahdi, Kang Bambang Setya Fadilah (BSF) beserta istri, Kang Ali S beserta istri dan anak, Kang Ahadi Abdoel, Kang Soegeng Seoratno beserta istri dan anak, Kang Soekirno, Inyong dewek karo adiku, lan yang lainnya mungkin Inyong lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam latar belakang panggung tampak wayang gareng, petruk, bawor di sebelah kiri, dan Semar di sebelah kanan. Punakwan ini menggambarkan Wong Banyumasan yang merupakan  sosok yang sederhana, lugu, dan Cablaka, Jujur dan Setia kepada ndara (negara), tetapi jangan coba-coba mengganggu , karena akan dikalahkan oleh mereka.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-113253857123196675?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/113253857123196675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=113253857123196675' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/113253857123196675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/113253857123196675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/11/halal-bi-halal-1426-h-serulingmas.html' title='Halal Bi halal 1426 H Serulingmas Berlangsung Sukses'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-112891482845037025</id><published>2005-10-09T10:25:00.000-07:00</published><updated>2005-10-09T20:28:24.003-07:00</updated><title type='text'>Puasa Ramadhan 1426 H</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Marhaban yaa Ramadhan, Selamat datang bulan puasa 1426 H. Bulan yang penuh berkah, bulan yang penuh dengan pahala. Mengawali bulan puasa, aku ikut mengawal anak-anak SMP Islam Avicenna YPM mengikuti Peslat (pesantren latihan) di Gedung PPSDP Cibubur. Macam-macam kegiatan dilaksanakan, dengan tujuan untuk lebih menyiaopkan anak-anak menghadapi bulan puasa. Shalat berjamaah, olah raga ringan, jurit malam, pengajian, muhasabah, dll dilaksanakan dengan perasaan yang gembira. Meskipun aku nggak mengikuti semua kegiatan itu, karena jam 9 malam biasanya aku udah ngantuk, dan berangkat tidur, tapi kegiatan berjalan lancar sesuai dengan rencana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Anak-anak kelihatan menikmati, dan merasa senang berada di luar rumah dan sekolah untuk melaksanakan Peslat ini. Yang paling menyenangkan adalah waktu hari selasa sore pas besoknya mau mulai puasa, diadakanlah pertandingan sepak bola campuran guru dan murid. Anak-anak dibagi menjadi kelas VII dan kelas VIII, sementara guru dibagi rata ke kedua kelas tersebut. Aku kebagian ikut di kelas VII. Dengan lapangan di PPSDP (Gedung Pemuda) yang lebarnya mendekati lapangan olimpiade, tentu memerlukan perjuangan tersendiri untuk bisa ngegolin bola. Apalagi aku, udah beberapa tahun ini nggak pernah olah raga seperti yang aku lakukan ketika di kampung dulu. Wah sekali ikut olah raga, sepak bola lagi, napas ngos-ngosan jantungnya mau copot.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Untunglah, tim kelas VII rupanya tangguh, sehingga kedudukan 10-9 untuk tim kelas VII dimana aku ikut mendukungnya. Wah rasanya ikut puas bisa menang dengan perjuangan yang "mati-matian".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hari terakhir, yaitu hari Rabu, 5 Oktober 2005 pas pertama puasa, di masjid sekitar jam 9 pagi diadakan pengajian di masjid Pemuda dengan penceramah langganan sudah beberapa tahun ini yaitu Ustad Drs. Sahrulsyah, penceramah yang biasa mengisi acara cece (ceramah ceria) di SCTV dan sekarang ceramah juga di TV 7. Pembawaannya memang kocak. Tapi memang kelihatannya ceramahnya ustadz Sahrul lebih pas atau cocok untuk orang-orang tua. Karena meskipun ceramahnya berisi tentang pergaulan anak muda, tapi kadang contoh-contoh yang dikemukakan terlalu dewasa untuk anak seumuran SMP kelas VII dan VIII.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tapi memang kalau soal lucu jangan ditanya, orang yang mendengarkan ceramahnya ustadz yang satu ini bisa tertawa terpingkal-pingkal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Traweh malam pertama otomatis di masjid Pemuda Cibubur, berbaur dengan masyarakat sekitar. Acara Peslat selesai hari Rabu sesudah shalat dhuhur, dan kami pulang ke rumah masing-masing. Marhaban Yaa Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-112891482845037025?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/112891482845037025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=112891482845037025' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112891482845037025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112891482845037025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/10/puasa-ramadhan-1426-h.html' title='Puasa Ramadhan 1426 H'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-112554080948701313</id><published>2005-09-01T09:12:00.000-07:00</published><updated>2005-08-31T19:14:07.423-07:00</updated><title type='text'>Perkenalan Pengurus HIPPMAS</title><content type='html'>Pertemuan sekaligus Perkenalan pengurus HIPPMAS periode 2005-2008 berlangsung meriah. Pertemuan yang mengundang banyak peserta baru bertempat di Rumah Bapak Budi Setiawan (Mantan Kapolda Bali) di daerah Cimanggis. Rumah yang luas dan asri, ditambah dengan kolam ikan dan dua buah pendopo kecil, menjadikan pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 60 orang itu berlangsung meriah. Apalagi ditambah dengan hiburan organ Tunggal, pertemuan iru menjadi semakin mengesankan dan gembira. Yang tampil nyanyi antara lain Mas Gatot alias Mas Jhoni, Mas Agus Trisnanto, Mas Eko Purwanto, Mba Lita Soewardi, juga ada peserta baru yang aku belum kenal namanya. Aku sendiri juga ikut menyumbangkan lagu "Tidak Semua Laki-Laki" koleksi lagunya Pak Basofi Sudirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembina yang hadir diantaranya Bapak Drs. H. Bambang Hirawan dan Bapak Budi Setiawan sendiri selaku tuan rumah. Pak Budi Setiawan ini adalah Bapak dari Tri Budi Ambarwati (Detrie), bendahara Umum HIPPMAS. Beberapa artis Banyumas yang diundang berhalangan hadir, diantaranya Mas Pangky Soewito (pemain sinetron), Mas Ebiet G. Ade (penyanyi), dan Iparto Gombong (pemain sinetron).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun mereka menyatakan mendukung kegiatan HIPPMAS ini. Seperti Iparto Gombong sebetulnya kepengin sekali datang, tapi Jam 13.00 telpon katanya baru saja selesai MC di Tangerang. Sehingga tidak bisa mengejar untuk pertemuan kali ini. Tapi di lain waktu Insya Allah bisa hadir, katanya. Mas Ebiet juga ternyata sedang ada job menyanyi sehingga kali ini tidak bisa hadir. Mas Pangky sendiri sudah janji kalau tidak ada shooting mau datang, tapi sampai pertemuan selesai ternyata tidak datang juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan diawali dengan nyanyian oleh Mas Jhoni, kemudian aku sebagai MC memandu acara dengan diawali pembukaan, lalu perkenalan pengurus HIPPMAS periode 2005-2008, tanya jawab, pembentukan panitia Gerak Jalan Santai di Monas, dan ditutup dengan ular-ular oleh dua pembina yaitu Pak Bambang dan Pak Budi Setiawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berlangsung sampai pukul 15.30. Pak Budi sendiri sebagai tuan rumah dan pembina HIPPMAS menyatakan senang dengan pertemuan ini. "Angger arep pertemuan ora nana nggon, ya uwis nang kene baen" begitu katanya. Rumahnya memang sangat besar dan luas bagi orang kebanyakan. Sehingga kedatangan anggota HIPPMAS yang sekitar 60 orang tidak begitu keliatan padat, hanya terkumpul di pendopo pojokan rumah saja. Hanya mobil di lahan parkir yang kelihatan penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan ora anget-anget ndog ayam" jere Pak Bambang. Ya Pak, moga-moga langgeng terus perkumpulan lan pasedulurane. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-112554080948701313?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/112554080948701313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=112554080948701313' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112554080948701313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112554080948701313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/09/perkenalan-pengurus-hippmas.html' title='Perkenalan Pengurus HIPPMAS'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-112321725913755080</id><published>2005-08-05T11:46:00.000-07:00</published><updated>2005-08-04T21:47:40.146-07:00</updated><title type='text'>Dibalik Layar Kuis Siapa Berani Indosiar</title><content type='html'>&lt;font color="#ff0000"&gt;Abot sanggane. Maune aku ora patia percaya. Lita Soewardi telpon Inyong sing intine HIPPMAS kon melu Kuis Siapa Berani (KSB) Indosiar. Wektune ora suwe, tanggal 4 Agustus. Wektu kuwe aku diwei ngerti Lita liwat telpun kurang lewih rong minggu sedurunge tanggal 4 Agustus. Jan aku klabakan temenanan. Klabakan ora sebab arep kon maju melu KSB, ning sing arep kon melu sapa? Lha wong HIPPMAS bae esih bayi, anggotane jane wis ana sekitar 40, tapi urung tau kumpul pul kabeh. Paling-paling pirang glintir sing pancen biasa mondar mandir nang paguyuban Banyumasan. Contone ya Inyong dhewek, Kang Eko Bawor, Kang Marsono alias Mas No, Pak Untung Suwignyo. &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Terus aku njajal SMS maring anggota HIPPMAS liane sing nomer HP ne ana nang phonebook HP-ku. Ana Resy, Detrie, Nina Nuryana, Emi Pujiati, Dhina, Kang Ali S, Kang Fahmi. Nganti tekan seminggu latihan, wong sing melu latihan nembe kurang lewih 10 wong. Detrie esih nang Bali, Resy lagi nang Makassar, Bojone Marsono sing maune arep melu esih nang Malang. Nina esih nang Rawalo. Tujune Kang Ali S. gerak cepat. Kang Ali S langsung inisiatif nggawa kanca lan sedulur mbok jere sapa pesertane esih kurang. Terus  digawa Kang Sigit, Mas Gatos S, Mba Sri M, Yu Nuur karo kancane Yu Nur sing jenengane Bety maring nggon latihan nang Cempaka Putih.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Mas Untung Suwignyo ndeleng sing latihan esih kurang wong terus nelpun Mas Edwin. Ee ora dinyana Mas Edwin sing Inyong uwis kenal sedurunge bungah pisan kon melu KSB. Lha seteruse Kang Edwin nggawa kancane, Mas Herry Marhono lan Bintoro. Tekan ngonoh urung rampung, sing arep kon dadi pengiring musik, Pak Cipto karo putrane Bu Kessy sing kon melu ora gelem. Waduh kepriwe kiye. Ya uwis lah, ora nganggo musik-musikan ya ora papa. Tapi Kuasa Allah, ternyata Mas Herry Marhono sing melu latihan belakangan, ternyata duwe studio musik lan pancen pinter musik. Ya uwis kloplah, latihan berikut Mas Herry wis nenteng Organ.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Lha latihan karo deiringi musik rasane lewih kepenak tur nembange bareng ora pating kethanthil.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Seminggu sedurunge tampil. Lita nlpon maning Inyong nek kemungkinan Group HIPPMAS arep menang terus melu KSB Sekali dina jemuah. Berarti dina Kemise melu KSB, dina jemuaeh langsung KSB sekali, wah,,,,kelabakan. Saking terbatase wektu ketemuan, Mba Lita ndikte nyanyian nggo KSB Sekali liwat telpon. &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Dadi seminggu menjelang tampil, latihane ora mung se-lagu, ning rong lagu lan rong gaya. Ora gumun angger lagu sing nggo KSB sekali, pada urung apal. Apamaning gayane. Dites siji-siji nang Lita. Aku karo Kang Ali S sing dites keloron bae urung apal. Terus sing liane, ya pada urung apal. Apamaning Mas Gatot, lucu banget. Dites kon nembang, malah bolak-balik takon bae. Persis kaya  pelawak srimulat arep kon nembang. Takon bae ora molai-molai nembang.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Latihan ora mesthi lancar. Sing paling nggegeti tur nggregeti kiye Mas Harry Marhono, pengiring musik. Kancane wis pada teka jam 7,  setengah wolu ditelpun jere nembe mlebu tol kebon jeruk. Magane ngerti dhewek, jalan tol nang njakarta ora tau bebas macet. Ya uwis, tekan nggon latihan ya biasane jam 9. Angger wis kaya kuwe kanca-kanca terpaksa kudu mulur wektu latihane nganti jam 10 utawa 11 mbengi.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Latihan Dina Minggu dadi arena nggo golet klambi sing jenengane Armylook. Rame-rame maring ITC Cempaka Mas, nggolet klambi Armylook. Inyong dhewek karo bojo ora puas nggolet nang kono, terus plencing maring Pasar Senen. Lha nang Senen lantai 3 kan nggone klambi-klambi tentara. Ya uwis tuku bae nang kono. Regane ya lewih murah.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Pas Dina Kemise, tanggal 4 Agustus, jan-jane peserta kon padha ngumpul jam 08.00 nang Studio Indosiar. Mangkat sekang ngumah dewek-dewek. Tekan jam 08.00, sing keton wis tekan nang Studio nembe pirang glintir. Atiku deg-degan, mbok nganti pada telat. Lita dewek tek tlepun esih nang Semanggi. Nganti tes yel-yel wis dimolai, Kang Sigit urung keton. Jere esih macet nang tol kebon jeruk. Pancen si ana Mas Untung sing cadangan, ning Lita dewek ya urung keton. Mentale padha molai ciut krungu Yel-yel kelompok liane sing kompak banget,sementara Lita sing nggo ndel-ndel urung tekan.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Untung, jam 09.00 Lita muncul wektu lagi grup HIPPMAS lagi dites yel-yel. Dasar artis, keri ora grogi utawa isin, ya langsung melu ngibing sekang kadohan. Kabeh wong sing nang studio pada mendelo ndeleng Lita sing tekane keri. Ora mendelo jengkel, ning mendelo seneng. Lita wis teka. Mental molaih pulih.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Pas Jam 09.30 acara KSB molai, MC-ne Maudy Kusnaedi karo Izhur. Group HIPPMAS olih giliran disit dewek, nembang yel-yel. Terus kelompok B,C,D lan E. Kelompok B Sekang Makassar, kelompok C sekang Arema Malang, kelompok D sekang luar jawa, kelompok E sekang keluarga Panggabean. Sing keton kompak banget pancen kelompok E sekang keluarga Panggabean. &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Seteruse, sekang Group HIPPMAS sing juara 1 olih hadiah TV 21 inci, Marsono. Juara 2 olih kompor gas, Lita Soewardi, juara 3 olih peralatan masak,  Emi Pujiati, juara telu olih olih Rice Cooker, Bojoku, Esti Kusumastuti, juara 4 olih panggangan roti, Eko Purwanto Bawor. Terus unggal peserta olih Indomie setengah dus karo minyak goreng 2 botol lan mentega bungkus 2 sachet. Uga olih uang transport sekang PT Triwarsana, penyelenggara Kuis, Rp.400.000.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;Lumangyan. Baline mampir KFC, mangan bareng ngiras-ngirus milih kepengurusan HIPPMAS lan ngrembuk rencana kegiatan HIPPMAS. Ji,,,,ro,,,,lu,,,,pat. Hidup HIPPMAS&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#ff0000"&gt; &lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-112321725913755080?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/112321725913755080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=112321725913755080' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112321725913755080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112321725913755080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/08/dibalik-layar-kuis-siapa-berani.html' title='Dibalik Layar Kuis Siapa Berani Indosiar'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-112227403553660777</id><published>2005-07-25T13:40:00.000-07:00</published><updated>2005-07-24T23:47:15.543-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Among Tamu</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Hari itu, Sabtu,23 Juli 2005 adik ipar saya Endro Yuliasmoro melangsungkan pernikahannya di Gedung Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Jl. Danau sunter utara, Jakarta Utara. Didahului dengan akad nikah pada sekitar pukul 16.30, dan resepsi pernikahan pada pukul 19.30 WIB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ada yang lain pada peristiwa resepsi pernikahan kali ini. Yaitu ornamen dan setting gedung pernikahan yang sangat futuristik dan anggun dengan didominasi daun, bunga, dan pohon-pohon kecil sehingga ruangan terkesan dan terlihat sejuk, asri, dan sangat enak dipandang. Dengan MC yang profesional dan sound system yang prima, perhelatan itu menjadi sesuatu yang indah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Peran aku dan istriku adalah sebagai pengiring pengantin dan among tamu. Mengenakan beskap  jawa lengkap. Selain aku dan istri, pengiring pengantin didominasi oleh saudara dari pihak perempuan, diantaranya pasangan dari kakak Ajeng yang berasal dari Prancis. Jadilah arena percobaan bagi bule Prancis serta anak dan rekan-rekan anaknya yang asli bule memakai beskap lengkap Jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Dengan diiringi lagu-lagu instrumental slow rock, perhelatan berlangsung meriah. Para tamu nampak gembira. Diantara para tamu terlihat Om Wisnu yang dirut sebuah stasiun televisi. Juga Mba Lita Soewardi yang bintang sinetron. Ada juga banyak orang-orang banyumas yang berasal dari KAMABA senior serta handai taulan semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Ada satu hal yang sangat mendebarkan ketika resepsi sudah akan dimulai, sementara tidak ada air putih segelaspun untuk minum tamu. Bukannya tidak menyediakan, tapi toko minuman yang dipesan dengan beberapa dus aqua, coca cola, fanta dsb, sampai pukul 19.00 ternyata belum mengirimkan pesanannya. Padahal seharusnya pesanan minuman tadi sudah sampai di gedung pukul 15.00 wib. Akhirnya ada saudara yang mengambil langkah darurat dan tepat, yaitu membeli aqua gelas di tempat terdekat. Wah, deg-degan sampai jantungnya mau copot. Untung sebelum acara pemberian selamat kepada pengantin dimulai, aqua gelas sudah sampai di arena gedung dan secepatnya ditata oleh waiter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Acara berlangsung sampai pukul 21.30. Sebuah peristiwa yang berkesan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-112227403553660777?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/112227403553660777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=112227403553660777' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112227403553660777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112227403553660777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/07/menjadi-among-tamu.html' title='Menjadi Among Tamu'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-112151876043257349</id><published>2005-07-16T20:00:00.000-07:00</published><updated>2005-07-16T06:04:22.850-07:00</updated><title type='text'>Pulang Kampung</title><content type='html'>&lt;span style="color:#330099;"&gt;Tidak biasanya. Hari itu, Jum'at 8 Juli 2005, aku pulang kampung ke Purwokerto. Bersama dengan istri dan anakku Naufal yang berumur 5 tahun. Maka Jum'at pagi itu aku udah di Stasiun Gambir dengan diantar oleh adik iparku Endro. Dengan naik kereta Purwojaya kelas eksekutif, aku dan keluargaku berangkat menuju ke Purwokerto tepat jam 06.50 WIB. Perjalanan sangat menyenangkan. Di kereta yang full AC itu Naufal bahkan sempat main-main dan berlari-larian dekat pintu gerbong kereta. Kebetulan aku bertiga duduk di deretan paling depan gerbong Eksekutif 3 dengan nomor duduk 13 A, B, dan C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih jam 13.15 wib kereta sampai di Stasiun Purwokerto. Aku sengaja tidak langsung menuju ke kampungku di desa Banjarparakan, kec. Rawalo, tapi mampir dan menginap dulu di Tipar Purwokerto. Maka dengan memakai dua becak aku meluncur ke rumah Bu Liknya istriku. Sampai di sana nggak lama kemudian aku sekeluarga jalan-jalan ke MORO yang saat itu ramai pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kali ini memang lain dari biasanya, karena pulang kampung kali ini adalah dalam rangka menghadiri resepsi perkawinan keponakanku dari kakakku yang perempuan di Rawalo. Maka ketika sampai di Rawalo, banyak bertemu sanak saudara yang sudah puluhan tahun tidak ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak lupa juga, aku sempatkan nyekar ke makam kedua orang tuaku di pemakaman desa Banjarparakan. Dengan menghubungi Bapak Kunci, aku sempat berziarah dan berdoa di "Cungkup" atau makam Mbah Wafik atau orang desa biasa menyebut Sunan Papak. Lega rasanya, soalnya lama nggak nyekar, sekarang mendapat kesempatan untuk nyekar ke makam orang tua sekaligus bisa berziarah dan berdoa di depan makam Sunan Papak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di desa, acara rutin adalah berkunjung ke saudara, diantaranya ke rumah Heri, keponakanku di Margasana. Kebetulan di belakang rumah keponakanku ada empang yang banyak ikan lelenya. Aku dan Naufal sempat mancing dan mendapat beberapa ekor lele. Wah seneng banget rasanya. Soalnya baru kali ini merasakan mancing yang dapatnya gampang banget,,,,wong ikannya ada 4 ribuan katanya,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampung aku tinggal di Rumah Kakakku nomer 2 yaitu Mas Nasum dan istrinya Yu Yati. Singkat cerita, hari Senin sore aku kembali ke Purwokerto dengan diantar oleh keponakannya Yu Tiah. Di Purwokerto sempat makan rujak belong, dan mampir ke toko aneka sari untuk membeli oleh-oleh. Juga sempat beli 2 kaos dan 1 jaket di MORO untuk dibawa ke Jakarta. Hiks,,,,lucu, di Jakarta apa-apa ada, tapi beli pakaian malah di Purwokerto. Habis lupa bawa jaket, padahal di kereta Eksekutif Purwojaya kalau jalan malem rasanya dingin sekali. Wah kalau nggak pakai Jaket, bisa mengigil kedinginan. Terus, 2 kaos yang aku beli, nambah koleksi 1 kaos yang aku beli pas baru nyampe di Purwokerto. Kaosnya enak dipakai. Nggak pakai krah, tapi ada sakunya,,,,,wah di Jakarta nyarinya agak susah kayanya,,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Purwokerto aku sempat jalan-jalan pagi ke alun-alun bersama Naufal, juga makan ayam tulang lunak "mbok Sarun", dan minum es kelapa kopyor campur coklat di Cafenya MORO,,,,wuah seger banget warah,,,,,Yang aku heran, waktu aku jalan-jalan pagi mau ke alun-alun, aku baca ada rumah makan yang jual "es gamelan" wah,,,,minuman apa lagi ini. Tapi aku belum sempat nyoba. Ada juga "es njepit" wah apamaning kiye,,,,,Juga belum sempat nyicipi. Ya mudah-mudahanlah lain waktu, kalau ke Purwokerto lagi nyobain es gamelan karo es njepit. Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-112151876043257349?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/112151876043257349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=112151876043257349' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112151876043257349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/112151876043257349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/07/pulang-kampung.html' title='Pulang Kampung'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-111984851075032760</id><published>2005-06-25T13:51:00.000-07:00</published><updated>2005-06-26T22:01:50.753-07:00</updated><title type='text'>Rapat APPIDI</title><content type='html'>Hari ini Sabtu, 25 Juni 2005, aku rapat APPIDI (Asosiasi Penyelenggara Pendidikan) di Kantor Yayasan PB Sudirman, Cijantung. Disamping dihadiri beberapa pengurus Yayasan, termasuk yang dari Bogor, ikut rapat juga temen karibku Marsono yang guru SMA 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang dibicarakan dalam rapat itu. Rapat yang dipimpin oleh Drs. Sukman Hermawan itu membahas tentang rencana ngadain Rakernas APPIDI yang rencananya dibuka oleh Presiden SBY di Istana.&lt;br /&gt;Wah, memang kelihatannya huebat. Tapi masukan dari peserta rapat rata-rata berharap agar program Rakernas ditunda dulu. Tujuannya untuk mengumpulkan kekuatan atau konsolidasi organisasi, supaya nanti pas Raker dan dibuka sama Presiden di Istana, nggak malu-maluin karena orangnya nggak kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi peserta rapat berharap dan usul supaya diadakan konsolidasi organisasi dengan mengadakan sebuah kegiatan yang diikuto oleh pengurus-pengurus dari daerah. Baik DPW maupun DPD, Gitu.&lt;br /&gt;Yah, mudah-mudahan program ini bisa terlaksana dengan baik. Aku sendiri rencananya mau jadi sekretaris panitia Rakernas. Gitu lhoo.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-111984851075032760?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/111984851075032760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=111984851075032760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111984851075032760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111984851075032760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/06/rapat-appidi.html' title='Rapat APPIDI'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-111958221440048788</id><published>2005-06-24T10:00:00.000-07:00</published><updated>2005-06-23T20:03:34.406-07:00</updated><title type='text'>Tunggu Manuk</title><content type='html'>Esuk uput-uput aku wis nang gaga. Pari gaga sing ditandur wis padha isi lan temungkul kaboten isi.Kaya biasane aku kon tunggu manuk kone ramaku, aja nganti manuk-manukmau padha mangani pari. Kanggo mbuang sepi aku nggawa radio merk Cawang 2 band, MW karo SW, sing bisa ngrungokna siaran RRI Purwokerto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku angger dina Minggu esuk ora keri nunggu-nunggu siaran sekang RRIPurwokerto, terutama acara MIRA, Minggu Gembira. Jan suarane penyiare renyah banget, pantese sing duwe suara ya ayu.Gaga (ladang) duweke ramaku ora adoh sekang umahku, mung sekilometer adoeh,,,,dadi angger awan-awan wis kencot, ya aku bali dhisit maring ngumah madhang awan. Lawueh jan enak banget, jangan gandhul, tempe goreng, karo krupuk plembang sing regane selawe perak. Segane punel anget, ditambah sambel trasi. Waduh,,,,,,uenake,,,.Biasane wong nang ndesaku angger mangsan pari gaga, mesthi gaga padha detunggoni, aja nganti parine dithotholi manuk, jan kebiasaan ngati-ati utawa hemat sing bisa diconto kanggo jaman siki. Biasane nggo mbantu nggurah (ngusir) manuk, gawe wong-wongan utawa bendera-bendera sekang plastik, kon sangkane manuke padha wedi, dadi mabur maning angger menclok nang wit pari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pegaweaane masyarakat nggonku pancen sing akeh petani.Ning sing lewih akeh maning petani sing ora duwe sawah utawa gaga (ladang), alias mung buruh tani.Angger esuk-esuk wong wis gemlidir liwat dalan sebelah umaeh ramaku.Ana sing nggawa arit, ana sing nggawa kranjang, pacul lan lia-liane alat pertanian. Sing akeh ya mung padha arep mburuh kerja nang sawaeh juragan. Biasane angger wit pari wis kuning, wis owe, wis mangsane dipet, tangga-tanggaku kuwe mau padha melu derep, alias ngemet pari nang sawah utawa gaga. Biasane mbawon, utawa presenane mara pira,mara sepuluh apa mara limolas. Angger mara sepuluh ya angger olih sepuluh kilo upaeh sekilo, angger mara limolas berarti ulih sekilo angger derepe olih limolas kilo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancen rekasa. Ning kepriwe maning.Ora nana pilihan urip, kanggo nyukupi kebutuhan mangan anak lan putune.Jan-jane angger kon milih kepengin dadi apa, kayane si kepengin dadi pejabat. Ning boro-boro dadi pejabat wong sekolaeh bae mung nganti kelas 2 utawa 3. Paling dhuwur ya sing bisa tamat SD. Dadi wis mesthi ora adoh-adoh, angger ora buruh macul utawa matun, ya paling-paling dagang sayuran utawa buah-buahan cilik-cilikan nang pasar.Kemiskinan kayane pancen turun temurun. Kawit wong tuane pancen wis dadi wong ora duwe. Ditambah maning semangat nggo ngenyam pendidikan sing lewih dhuwur kayane ora nana. Ya uwis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbuh kepriwe pemerintah kayane ora tau tanggap maring kahanan rakyat cilik, termasuk sing nang ndesaku.Ana siji loro sing bisa dadi pegawe. Pegawe kelurahan, kecamatan,guru, utawa pegawe bank BRI. Ning pancen sing bisa dadi pegawe mau mesthi rata-rata anake wong cukup utawa wong sugih. Soale wis mesthi bisa nyekolahna anake nganti dhuwur, utawa bisa nyogok kon anake bisa dadi pegawe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-111958221440048788?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/111958221440048788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=111958221440048788' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111958221440048788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111958221440048788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/06/tunggu-manuk_24.html' title='Tunggu Manuk'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13858342.post-111940665977398108</id><published>2005-06-22T09:15:00.000-07:00</published><updated>2005-06-21T19:17:39.776-07:00</updated><title type='text'>Hari Pertama kirim pesen.</title><content type='html'>Wah,, rasanya plong banget bisa bikin blog, dari kemaren susah banget masuknya. Alhamdulilah hari ini aku bisa masuk dan kirim. Mudah-mudahan lancar deh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Ini ungkapan pikiranku yang kadang baik kadang buruk. Hanya Allah dan aku sendiri yang tau. Blog ini sebagai saksi bisu apa yang terlintas dalam pikiranku.&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13858342-111940665977398108?l=bersamakitabisa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/feeds/111940665977398108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13858342&amp;postID=111940665977398108' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111940665977398108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13858342/posts/default/111940665977398108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bersamakitabisa.blogspot.com/2005/06/hari-pertama-kirim-pesen.html' title='Hari Pertama kirim pesen.'/><author><name>Ali Rahmat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16730220373221878690</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_bSX7X65jQTQ/STFtu-uD1dI/AAAAAAAAAAs/A2b-HR9ghF4/S220/DSCF0597.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
